9 Manfaat Berolahraga yang Belum Anda Ketahui

  • Whatsapp
9 Manfaat Berolahraga yang Belum Anda Ketahui
9 Manfaat Berolahraga yang Belum Anda Ketahui

Semua orang juga sudah tahu jika berolahraga itu memang menyehatkan, tetapi masih sedikit dari mereka yang menjalankannya atau mengetahui manfaatnya secara pasti. Berolahraga sendiri haruslah menyertakan pergerakan fisik yang dapat membuat otot dan tubuh anda bekerja aktif, sehingga dapat membakar kalori secara efektif.

Terdapat banyak sekali aktivitas fisik yang bisa anda lakukan, dimulai dari berenang, berlari, jogging, berjalan, menari, bersepeda, dan beragam jenis olahraga sedang hingga berat lainnya.

Dengan rutin melakukan aktivitas secara fisik, tentunya dapat memberikan anda manfaat kesehatan baik secara fisik maupun mental, dan berikut adalah beberapa manfaat yang bisa anda petik dari berolahraga.

  1. Bisa Membuat Anda Lebih Bahagia

Berolahraga sudah terbukti dapat meningkatkan atau memperbaiki mood anda sekaligus mengurangi perasaan depresi, kecemasan, dan stres. Ini melibatkan perubahan bagian dari otak yang mengatur stres dan kecemasan. Olahraga juga dapat meningkatkan sensitivitas otak untuk serotonin dan norepinefrin, sehingga membuat perasaan depresi hilang.

Selain itu, berolahraga dapat meningkatkan produksi endorfin yang telah dikenal dalam memberikan perasaan positif dan mengurangi rasa sakit. Selebihnya, berolahraga pun telah terbukti mampu mengurangi gejala pada orang-orang yang tengah menderita kecemasan.

Menariknya, tidak peduli jenis olahraga apapun yang anda gunakan, semua itu masih bisa memberikan efek yang sama terhadap kesehatan mental anda secara keseluruhan.

  1. Membantu Mengurangi Berat Badan

Mungkin ini adalah salah satu jenis manfaat paling banyak orang ketahui, yang mana telah dibuktikan juga melalui penelitian bahwa malas berolahraga sudah menjadi faktor utama seseorang terkena kelebihan berat badan dan obesitas.

Untuk mengetahui efek dari olahraga terhadap pengurangan berat badan, maka sangat penting untuk mengenal dulu hubungan antara olahraga dan energi yang dikeluarkan.

Pada dasarnya, tubuh anda akan mengeluarkan energi dalam 3 cara, yaitu saat mencerna makanan, berolahraga, dan menjaga fungsi tubuh anda seperti detak jantung dan bernafas.

Jadi, jika anda hanya melakukan diet tanpa melakukan berolahraga, maka besar kemungkinan usaha penurunan berat badan anda tersebut tidak akan terlalu efektif. Hal ini karena pola makan tersebut dapat mengurangi asupan kalori anda sehingga menurunkan tingkat metabolisme. Hasilnya, penurunan berat badan anda pun akan tertunda.

Berbeda jika anda melakukannya sambil berolahraga karena telah terbukti dapat meningkatkan laju metabolisme yang akan membakar lebih banyak kalori dan membanntu anda menurunkan berat badan secara lebih efektif.

  1. Baik untuk Tulang dan Otot

Berolahraga memainkan peran pentin dalam membangun dan menjaga kekuatan otot dan tulang anda. Aktivitas fisik seperti mengangkat beban dapat menstimulasi pembangunan otot ketika dipadukan dengan asupan protein yang memadai.

Hal ini karena berolahraga dapat membantu melepaskan hormon yang mempromosikan kemampuan otot-otot anda dalam menyerap asam amino, sehingga membantu membuatnya tumbuh dan mengurangi kerusakan di saat yang bersamaan.

Seiring dengan berjalannya usia, kita akan kehilangan massa otot dan fungsinya, sehingga akan beresiko terkena cedera dan disabilitas. Lakukan olahraga fisik secara teratur sudah menjadi hal yang penting demi mencegah kehilangan massa tulang dan menjaganya agar tetap kuat.

Tulang anda pun mendapatkan efek positif darinya karena aktivitas fisik ini dapat membangun kepadatan tulang pada usia muda, serta membantu mencegah anda terkena osteoporosis di usia senja.

  1. Meningkatkan Kadar Energi

Banyak orang mengira bahwa berolahraga dapat menguras energi seseorang. Tetapi faktanya, berolahraga malah dapat menjadi peningkat energi tubuh baik bagi orang-orang yang sehat maupun mereka yang tengah menderita kondisi kesehatan tertentu.

Saking ampuhnya, berolahraga sampai-sampai mampu meningkatkan kadar energi terhadap orang-orang yang menderita sindrom kelelahan kronis (CFS – chronic fatigue syndrome) dan berbagai macam jenis penyakit serius lainnya.

Bahkan berolahraga bisa menjadi pengobatan paling efektif untuk penderita CFS dibandingkan dengan metode lain seperti terapi relaksasi dan peregangan. Penelitian lainnya pun menunjukkan bahwa berolahraga mampu meningkatkan kadar energi terhadap para penderita kanker, HIV/AIDS, dan multiple sclerosis.

  1. Mengurangi Resiko Penyakit Kronis

Jika hemat adalah pangkal kaya, maka berolahraga adalah pangkal dari kesehatan. Kurangnya melakukan aktivitas fisik bisa menyebabkan anda terkena penyakit kronis yang mengancam jiwa.

Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan kesehatan kardiovaskular, serta komposisi tubuh anda menjadi lebih baik sambil mengurangi tekanan darah dan kadar lemak di tubuh.

Sebaliknya, jarang beorlahraga – sekalipun dalam jangka pendek – dapat meningkatkan resiko penumpukan lemak di perut secara signifikan, sehingga secara otomatis menempatkan anda pada resiko terkena penyakit diabetes tipe-2, penyakit jantung, dan kematian dini.

  1. Membantu Kulit Tetap Sehat

Karena aktivitas sehari-hari, kulit anda pun rentan terkena sejumlah stres oksidasi di tubuh anda. Stres oksidasi terjadi ketika pertahanan antioksidan tubuh anda tidak mampu memperbaiki kerusakan sepenuhnya yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel. Tentunya ini dapat merusak struktur internal dan kulit anda.

Meskipun aktivitas fisik yang berat dan melelahkan dapat menyebabkan anda mengalami kerusakan oksidasi, tetapi dengan berolahraga secara teratur malah dapat meningkatkan produksi antioksidan di tubuh secara alami, sehingga mampu membantu menjaga sel-sel tubuh anda.

Pada saat yang bersamaan, berolahraga pun dapat menstimulasi aliran darah dan menginduksi adaptasi sel kulit yang dapat membantu menunda penuaan kulit anda.

  1. Membantu Kesehatan Otak dan Memori

Berolahraga dapat meningkatkan fungsi otak dan menjaga memori serta kemampuan berfikir anda. Pertama-tama, aktivitas fisik ini akan meningkatkan detak jantung anda sekaligus mempromosikan aliran darah dan oksigen ke otak.

Olahraga juga dapat menstimulasi produksi hormon yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel di otak. Dengan melakukannya secara teratur, maka akan membantu menunda penuaan pada struktur dan fungsi otak sejalan dengan berjalannya usia anda.

Penelitian sendiri telah memperlihatkan bahwa olahraga memberikan efek penting terhadap hippocampus, yaitu bagian dari otak yang vital untuk daya ingat dan pembelajaran. Hippocampus tersebut berfungsi untuk meningkatkan fungsi mental pada orang dewasa yang lebih tua.

Selanjutnya, berolahraga pun dapat mengurangi perubahan di otak yang bisa menyebabkan anda terkena penyakit Alzheimer dan skizofrenia.

  1. Merileksasi Tubuh dan Meningkatkan Kualitas Tidur

Tidak merasa tenang atau rileks bisa berakibat pada kualitas tidur yang buruk, hingga berpotensi mengembangkannya menjadi insomnia. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya berolahraga.

Terkadang energi tubuh yang jarang terpakai juga bisa menjadi penyebabnya. Jadi, penipisan energi yang terjadi selama sesi latihan dapat merangsang proses penyembuhan anda saat tidur.

Peningkatan suhu tubuh yang terjadi saat berolahraga pun dapat membantu meningkatkan kualitas tidur anda dengan cara membantu mengurangi suhu tubuh setelah anda berhenti berolahraga dan saat tertidur.

Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa 150 menit sesi latihan sedang hingga berat per minggunya dapat memberikan penyembuhan terhadap kualitas tidur seseorang sebanyak 65%.

  1. Mengurangi Rasa Sakit

Sakit kronis memang dapat melemahkan tubuh anda, tetapi untungnya berolahraga dapat membantu mengurangi rasa sakit yang disebabkannya.

Jika beberapa tahun yang lalu kita selalu disarankan untuk beristirahat dan tidak banyak bergerak saat menderita penyakit kronis, lain lagi dengan penelitian modern yang menunjukkan bahwa berolahraga ternyata dapat membantu mengurangi rasa sakit dan penyakit kronis itu sendiri.

Penelitian tersebut juga melaporkan bahwa beberapa jenis penyakit yang telah terbukti mampu ditangani dengan berolahraga diantaranya sakit punggung kronis, fibromyalgia, gangguan jaringan lunak bahu kronis, dan lain sebagainya.

Tetapi pastikan olahraga tersebut tidak berlebihan dan setelah melakukan konsultasi dengan dokter, agar anda mendapatkan jenis olahraga yang paling tepat dengan penyakit kronis yang tengah anda alami saat ini.

Pos terkait