Culik Anak Perempuan Tukang Tambal Ban di Madiun, Pengusaha Asal Sragen Ditangkap Polisi

  • Whatsapp

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan

Beritatrends, Madiun Kota – Aparat Reskrim Polres Madiun menangkap DN (36), seorang pengusaha asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (8/9/2021). Pria beristri itu ditangkap lantaran menculik KN (14), anak perempuan seorang tukang tambal di Kota Madiun sejak Juni 2020 lalu.

Tersangka DN kami tangkap di Tangerang, Banten, kemarin. Sedangkan untuk korbannya (anak tukang tambal ban) kami temukan di sebuah kos-kosan di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Senin (6/9/2021).

Korban diamankan bersama seorang anak kecil,” kata Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Dewa mengatakan polisi menangkap tersangka DN setelah menemukan korban. Tersangka ditangkap di sebuah wilayah di Tangerang, Propinsi Banten.

Menurut Dewa, polisi menangkap DN lantaran orang tua korban melaporkan anak gadisnya yang baru lulus SD dibawa lari tersangka. Padahal antara tersangka dan orang tua korban sudah saling mengenal.

Untuk modus penculikan, Dewa mengatakan sementara masih dalami karena antara pelaku dan orang tua korban saling mengenal. Pasalnya saat itu pelaku mengajak korban pergi tetapi tidak kembali hingga orang tua melaporkan ke polisi.

Polisi menjerat tersangka dijerat dengan pasal 332 KUHP tentang melarikan anak gadis dibawa umur. Ancaman hukumannya tujuh tahun penjara. Tersangka DN saat ini ditahan untuk kepentingan pemeriksaan.

Hanya saja dalam penyidikan akan terus berkembang mengingat saat dibawa lari tahun 2020, korban masih berumur 14 tahun.

Menyoal polisi tidak menjerat tersangka dengan undang-undang perlindungan anak padahal korban hamil saat dibawa lari pelaku, Dewa menyatakan ia akan menggelar terlebih dahulu perkembangan penyidikannya.

“Penyidikan kami akan berproses terus untuk mengetahui pasal yang diterapkan dari hasil gelar. Kami tidak bisa langsung menerapkan. Harus melalui proses terlebih dahulu,” ujar Dewa.

Untuk posisi korban, jelas Dewa, saat ini sudah dikembalikan kepada orang tuanya didampingi Dinas Sosial Kota Madiun.

Ia menambahkan polisi juga akan mencari tahu posisi anak yang ditemukan bersama korban di sebuah kos-kosan di Kabupaten Sleman. “Apakah anak ini anak yang bersangkutan (korban dan pelaku). Ini yang harus didalami,” imbuh Dewa.

Untuk mengungkap orang tua kandung anak kecil yang bersama korban, polisi akan melakukan test DNA.

Untuk diketahui, seorang anak tukang tambal ban berinisial KRN (14) hilang sejak setahun lalu, diduga diculik seorang pengusaha asal Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. KRN merupakan anak pasangan Bambang Tejo Wasono dan Orlean Verya, warga Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Penculikan yang terjadi setahun yang lalu itu diduga lantaran orangtua korban menolak anaknya yang baru lulus SD dinikahi siri oleh pengusaha asal Kabupaten Sragen berinisial D.

Bambang sebenarnya sudah melaporkan kasus itu ke Polres Madiun Kota awal Juli 2020 lalu. Namun hingga saat ini polisi belum memberikan kabar terkait perkembangan kasus yang dilaporkannya itu.

Pos terkait