Dua Begal Perampas Motor Sejoli di Mojokerto Didoor Polisi

  • Whatsapp

 Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander saat introgasi 2 begal yang berhasil di tankap tim Satreskrim Polres Mojokerto(ft:susilo/beritatrends)

Beritatrends,Mojokerto-Satreskrim Polres Mojokerto berhasil mengamankan 2 pelaku begal motor di kawasan Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengukapkan kepada awak media,Keberhasilan polisi dalam mengungkap tidak pidana Curas, berawal dari laporan korban sejoli yang menjadi korban pembegalan.

“Setelah melakukan pengembangan yaitu mencari alat bukti dari keterangan para tersangka dan akhirnya Alhamdulillah barang bukti dua Parang ini ditemukan di semak-semak yang sudah dibuang jalur lintas Ngoro,”ungkap Dony,Senin (23/8/2021)

Dony mengatakan kronologis di TKP, berawal saat pasangan remaja tersebut sekira pukul 12:00 WIB malam hari keluar rumah untuk mecari minum dulu (minuman Biasa red*) sebelum mengantarkan pulang ceweknya,sambil ngobrol kemudian tiba-tiba dia dihampiri oleh 2 pelaku.

Dua pelaku begal diketahui bernama Suyono dan Samsul, keduanya merupakan warga asal Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

“Kedua pelaku menodongkan senjata tajam (sajam) dan merampas motor yang dikendarai sejoli tersebut,”terang Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, kedua pelaku diburu setelah teridentifikasi melakukan perampasan motor pada 14 Agustus 2021.

“Waktu itu pukul 00.30 WIB, korban seorang pria hendak mengantarkan pacarnya ke Ngoro. Sampai di sana, korban berputar untuk mencari minum dan tiba-tiba kedua pelaku mendatangi korban,”terang Dony.

Masih kata AKBP Dony, pelaku Samsul lalu menodongkan senjata tajam jenis parang ke perut korban pria. Sementara pelaku Suyono menodongkan sajam (pedang red*) ke leher korban perempuan bernama Risma Wahyu Widiawati, asal Dusun/Desa, Kaligunting Rt.14 Rw.01 Kec.Mejagan Kab.Madun.

“Kedua pelaku menyuruh korban agar menyerahkan kunci (kontak motor), handphone, dompet. Setelah mendapat barang berharga milik kedua korban, para pelaku kabur ke arah perbatasan Sidoarjo,”tambah Kapolres.

Kapolres menjelaskan, kedua pelaku berhasil ditangkap pada 18 Agustus 2021 setelah timnya melakukan olah TKP dan penyelidikan.Kemudian Tim dari Unit Pidum Satreskrim Polres Mojokerto mendapat informasi ada seseorang ingin menjual motor tanpa menggunakan pelat nomor.

“Akhirnya tersangka Samsul ditangkap, lalu menangkap Suyono dan kedua tersangka mengaku sudah melakukan pembegalan,” tegasnya.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki karena kedua pelaku ditembus dengan timah panas,karena mereka ingin melarikan diri dan mencoba melukai petugas.

“Untuk barang bukti motor akan dikembalikan ke korban dengan status pinjam pakai. Sementara proses hukum tetap berjalan,” pungkas Kapolres.

Kini kedua pelaku dipidana dengan Pasal 363 KUHP yaitu dengan pasal pencurian dengan pemberatan,dengan hukuman 5 tahun penjara.(sus)

Pos terkait