Himbauan Dinas Dikpora Magetan Untuk Hari Efektif Pembelajaran

  • Whatsapp
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan Drs. Suwata,. M.Si

Beritatrends, Magetan – Masih di masa pandemi Covid-19, dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Magetan juga belum dimungkinkan. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Magetan.

Di Magetan saat ini, jenjang pendidikan Paud, SD, dan SMP masih daring / luring, karena tidak semua sekolah bisa daring maka dengan terpaksa dilakukan kunjungan dengan menyesuaikan kondisi di jenjang pendidikan SD.

Kemarin sudah berlaku Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tingkat SMP dan itu hanya 3 jam.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magetan Drs. Suwata,. M.Si saat ditemui di kantornya mengatakan, bahwa sudah menyampaikan kepada seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Magetan mulai jenjang SD dan SMP dimohon untuk hari efektif pembelajaran mulai Senin sampai Sabtu itu jam efektif harus ada materi yang diberikan, Rabu (17/02/2021)

“Sedangkan untuk ditingkat SMP materi diberikan secara daring kepada siswa siswi, dan ditingkat SD memang tidak bisa daring, sebagian guru ada yang kita minta untuk datang kerumah namun di wilayah yang sekiranya aman (zona hijau) namun kalau zona merah memang kita larang”tegas Suwata.

Lanjutnya, setiap sekolah utamanya wali kelas dan orang tua itu masing-masing sudah mempunyai Grub WA dan ada paguyuban kelas, saya minta kepada wali kelas menyapa orang tua untuk menanyakan bagaimana kegiatan belajar mengajar anaknya di rumah, itu merupakan bentuk bahwa kita memberikan pelayanan kalau ada masalah.

“Untuk tugas, saya minta kepada guru jangan hanya memberikan tugas saja, artinya sebelum tugas diberikan harus ada materi terlebih dahulu. Dulu memang ada beberapa yang awalnya sekolah mengundang orang tua untuk memberikan modul, suruh belajar sendiri dan ini juga kita evaluasi. Mungkin ada kesepakatan di beberapa sekolah yang kondisi orang tuanya tidak sama dengan yang lain, kalau jam efektif anak kelas 1, 2, 3 dan 4 paling tidak itu belum bisa efektif mengikuti daring.”jelas Suwata.

Suwata menambahkan, kemungkinan dengan kondisi orang tua yang sedang bekerja di pagi hari ada kesepakatan bersama untuk pemberian tugas di jam yang berbeda mungkin diluar jam efektif atau jam pembelajaran, karena HP yang digunakan itu lewat HP milik orang tuanya masing – masing.

“Kita terus menyampaikan kepada guru utamanya wali kelas yang mempunyai grub paguyuban kelas untuk terus berkomunikasi dengan orang tua murid. Diminta orang tua juga ikut bertanggung jawab bagaimana anak – anaknya dirumah,”pungkasnya.

Pos terkait