Ketua DPC HIPAKAD Kabupaten Pringsewu Kritik Berhentinya Penghijauan di Aliran Sungai Way Sekampung

  • Whatsapp

ilustrasi impian masyarakat , Pringsewu : Bambu Seribu

Beritatrends, Pringsewu – Ketua Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Kabupaten Pringsewu, Cik Han Kristianda mengkritik mandeknya program penanaman seribu bambu di aliran Way Sekampung.

“Dulu sewaktu digelar festival Bambu Nusantara di Pringsewu, katanya segala jenis bambu mau di tanam di aliran Way Sekampung tapi kenyataannya, mana ada hutan bambu di Pringsewu,” ungkap Cik Han, Rabu (08/09/2021).

Cik Han menambahkan, saya masih ingat sambutan sewaktu festival Bambu Nusantara di Pringsewu yang akan menjadikan Pringsewu sebagai pusat berbagai macam jenis bambu tapi kenyataannya hanya pepesan kosong belaka.

“Masyarakat sudah menyiapkan ribuan bibit bambu dan akhirnya sampai bibit bambu itu mati tidak jadi ditanam oleh Pemerintah Daerah khusus Dinas Pertanian Kehutanan dan Lingkungan Hidup,”terangnya.

Kami siap menjadi garda terdepan untuk menggerakan progam penghijauan di Kabupaten Pringsewu khususnya disepanjang aliran sungai Way Sekampung supaya tidak terjadi longsor dan tetap terjaganya aliran sungai, untuk menamakan berbagai jenis tanaman bambu .

Pringsewu (Bambu Seribu) jangan sampai hanya sebuah cerita sejarah saja harus dibuktikan dengan adanya Hutan Bambu atau berbagai jenis Bambu ada di Pringsewu, saya masih ingat beberapa tahun lalu Pringsewu menjadi tuan rumah pelaksanaan Festival Bambu Nusantara di mana seluruh Indonesia dan ada juga yang dari luar negeri datang ke Pringsewu untuk menyaksikan Festival Bambu Nusantara.

“Julukan Pringsewu sebagai Kota Bambu Seribu sekarang malah berubah menjadi Kota Kavling Sewu, tidak ada lagi tempat untuk penghijauan di Pringsewu semua sudah jadi tanah kavlingan untuk perumahan,”pungkasnya.

Pos terkait