Manfaat Tidur Bagi Kesehatan Anda

  • Whatsapp
manfaat tidur bagi kesehatan
manfaat tidur bagi kesehatan

Pandemi membuat pola gaya hidup sehat menjadi hal penting bagi setiap orang. Salah satu bagian dari pola hidup sehat adalah dengan tidur lelap. Tidur malam yang nyenyak sangat penting untuk kesehatan Anda. Hal ini sama pentingnya dengan makan sehat dan berolahraga. Di masa sekarang saat kesibukan dan stress pekerjaan begitu tinggi, kualitas tidur yang didapatkan sebagian orang tidak begitu baik atau menurun. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas manfaat tidur bagi kesehatan anda.

manfaat tidur bagi kesehatan
manfaat tidur bagi kesehatan

Fakta dan manfaat tidur bagi kesehatan anda :

1. Tidur menjaga hormon nafsu makan tetap seimbang

Studi menunjukkan bahwa individu yang kurang tidur memiliki nafsu makan yang lebih besar dan cenderung makan lebih banyak kalori. Kurang tidur mengganggu fluktuasi harian hormon nafsu makan dan diyakini menyebabkan regulasi nafsu makan yang buruk

Ini termasuk tingkat ghrelin yang lebih tinggi, hormon yang merangsang nafsu makan, dan penurunan kadar leptin, hormon yang menekan nafsu makan. Kurang tidur serta kualitas tidur yang buruk memengaruhi hormon yang mengatur nafsu makan. Mereka yang cukup tidur cenderung makan lebih sedikit kalori dibandingkan mereka yang tidak.

2. Tidur menghindarkan anda dari penyakit jantung dan stroke

Kualitas dan durasi tidur berpengaruh besar pada banyak faktor risiko kesehatan. Ini adalah faktor-faktor yang diyakini dapat mendorong penyakit kronis, termasuk penyakit jantung. Sebuah tinjauan terhadap 15 penelitian menemukan bahwa orang yang tidak cukup tidur memiliki risiko penyakit jantung atau stroke yang jauh lebih besar daripada mereka yang tidur 7–8 jam per malam. Tidur kurang dari 7-8 jam per malam dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

3. Tidur bisa menekan resiko terkena obesitas

Kualitas Tidur yang buruk sangat terkait dengan penambahan berat badan. Orang dengan durasi tidur pendek cenderung memiliki berat badan lebih banyak daripada mereka yang cukup tidur. Hasil dari sebuah peneletian menyatakan bahwa durasi tidur yang singkat merupakan salah satu faktor risiko terkuat terjadinya obesitas.

Efek kurang tidur pada penambahan berat badan diyakini dimediasi oleh banyak faktor, termasuk hormon dan motivasi untuk berolahraga. Jadi, jika Anda mencoba menurunkan berat badan atau dalam program diet, kualitas tidur sangatlah penting. Durasi tidur yang singkat dikaitkan dengan peningkatan risiko penambahan berat badan dan obesitas pada anak-anak dan orang dewasa.

4. Tidur merupakan terapi untuk depresi

Masalah kesehatan mental, seperti depresi, sangat terkait dengan kualitas tidur yang buruk dan gangguan tidur. Diperkirakan 90% orang dengan depresi mengeluh tentang susahnya untuk tidur. Tidur yang buruk bahkan dikaitkan dengan peningkatan risiko kematian akibat bunuh diri.

Mereka yang mengalami gangguan tidur seperti insomnia juga mengalami tingkat depresi yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Pola tidur yang buruk sangat terkait dengan depresi, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan tidur.

5. Tidur untuk menjaga tingkat emosi dan kualitas interaksi sosial

Kurang tidur mengurangi kemampuan Anda untuk berinteraksi secara sosial. Beberapa penelitian menyatakan bahwa orang yang tidak tidur memiliki kemampuan yang lebih rendah untuk mengenali ekspresi kemarahan dan kebahagiaan

Para peneliti percaya bahwa kurang tidur memengaruhi kemampuan Anda untuk mengenali isyarat sosial yang penting dan memproses informasi emosional sehingga mengurangi keterampilan sosial dan kemampuan Anda untuk mengenali ekspresi emosional orang.

6. Tidur meningkatkan imunitas tubuh anda

Salah satu manfaat tidur adalah untuk meningkatkan imunitas yang sangat kita butuhkan untuk melawan kuman dan penyakit. Kurangnya durasi tidur telah terbukti merusak fungsi kekebalan. Satu penelitian besar selama 2 minggu memantau perkembangan flu biasa setelah memberi obat tetes hidung dengan virus flu. Mereka menemukan bahwa mereka yang tidur kurang dari 7 jam hampir 3 kali lebih mudah terkena flu dibandingkan mereka yang tidur 8 jam atau lebih.

Jika Anda sering masuk angin, memastikan bahwa Anda tidur minimal 8 jam per malam bisa sangat membantu. Makan lebih banyak bawang putih juga bisa membantu. Tidur minimal 8 jam dapat meningkatkan fungsi kekebalan dan membantu melawan flu biasa. dan usahakan menggunakan waktu tidur yang baik sebelum jam 10 malam

7. Tidur menyeimbangkan metabolisme glukosa dan menghindari resiko Diabetes

Ada sebuah eksperimen yang memberlakukan pembatasan tidur pada pria muda yang sehat. Hasil dari membatasi tidur hingga 4 jam per malam selama 6 malam berturut-turut menyebabkan gejala pradiabetes. Gejala ini teratasi setelah durasi tidur meningkat selama satu minggu.  Kurangnya tidur mempengaruhi metabolisme gula darah dan mengurangi sensitivitas insulin. Kebiasaan tidur yang buruk juga sangat terkait dengan efek buruk pada gula darah. Mereka yang tidur kurang dari 6 jam per malam berulang kali terbukti memiliki peningkatan risiko diabetes tipe 2.

8. Tidur meningkatkan konsenstrasi dan produktivitas kita

Tidur penting untuk berbagai aspek fungsi otak. Ini termasuk kognisi, konsentrasi, produktivitas, dan kinerja. Semua ini bisa terpengaruh secara negatif oleh kurangnnya durasi tidur. Sebuah studi yang mengambil sample penelitian dari dokter magang memastikan hal ini. Dokter magang dengan jadwal tradisional dan dengan jam kerja yang diperpanjang lebih dari 24 jam membuat kesalahan medis 36% lebih serius daripada magang dengan jadwal biasa dan yang memungkinkan dokter lebih banyak tidur dan beristirahat

Studi lain menemukan bahwa tidur singkat dapat berdampak negatif pada beberapa aspek fungsi otak yang serupa dengan keracunan alcohol. Di sisi lain, tidur yang nyenyak telah terbukti meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan kinerja memori anak-anak dan orang dewasa. Tidur yang nyenyak dapat memaksimalkan keterampilan pemecahan masalah dan meningkatkan daya ingat. Tidur yang buruk terbukti mengganggu fungsi otak.

9. Tidur menghindarkan dari resiko peningkatan peradangan usus

Tidur bisa berdampak besar pada peradangan di tubuh Anda. Faktanya, kurang tidur diketahui mengaktifkan penanda peradangan dan kerusakan sel yang tidak diinginkan. Tidur yang buruk sangat terkait dengan peradangan jangka panjang pada saluran pencernaan, dalam gangguan yang dikenal sebagai penyakit radang usus.

Satu studi mengamati bahwa orang yang kurang tidur dengan penyakit radang usus, dua kali lebih mungkin untuk kambuh dibandingkan pasien yang tidur nyenyak. Para peneliti bahkan merekomendasikan evaluasi tidur untuk membantu memprediksi hasil pada individu dengan masalah peradangan jangka panjang.

Tidur memengaruhi respons peradangan tubuh Anda. Tidur yang buruk dikaitkan dengan penyakit radang usus dan dapat meningkatkan risiko kambuhnya penyakit.

10. Tidur yang cukup bisa meningkatkan performa fisik tubuh

Tidur telah terbukti meningkatkan kinerja atletik. Dalam sebuah studi pada pemain bola basket, tidur lebih lama terbukti secara signifikan meningkatkan kecepatan, akurasi, waktu reaksi, dan kesehatan mental. Durasi tidur yang lebih sedikit juga dikaitkan dengan kinerja olahraga yang buruk dan keterbatasan fungsional pada wanita yang lebih tua.

Sebuah penelitian di lebih dari 3000 subjek wanita menemukan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan berjalan lebih lambat, kekuatan cengkeraman yang lebih rendah, dan kesulitan yang lebih besar dalam melakukan aktivitas mandiri. Tidur lebih lama telah terbukti meningkatkan banyak aspek performa atletik dan fisik.

Jadi setelah membaca artikel diatas, sekarang anda tau tentang pentingnya manfaat tidur bagi kesehatan. Seiring dengan nutrisi, vitamin dan olahraga, tidur yang nyenyak merupakan salah satu pilar kesehatan. Anda tidak bisa mencapai kesehatan yang optimal tanpa menjaga waktu tidur Anda. lebih bagus lagi anda juga melakukan sedikit rileksasi dengan meditasi. Hilangkan semua pikiran negatif yang membebani sehingga anda bisa tertidur lebih lelap.

Pos terkait