PTM Mulai Digelar di Kabupaten Madiun, Bupati Kaji Mbing Ingatkan Semua Harus Disiplin Prokes

  • Whatsapp

Bupati Madiun, Ahmad Dawami

Beritatrends, Madiun – Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam pendidikan tatap muka (PTM) untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya kedisiplinan menerapkan prokes menjadi kunci memutus mata rantai penularan covid-19.

“Pembelajaran tatap muka yang dijalankan pada PPKM level tiga tidak hanya menjadi tanggungjawab Dinas Pendidikan saja. Semua pihak harus ikut membantu sehingga semua selamat dan tidak ada pertambahan kasus. Untuk itu saya ingatkan semuanya disiplin menerapkan prokes,” kata Kaji Mbing panggilan akrab Ahmad Dawami, Rabu (8/9/2021).

Tak hanya penerapan prokes, kata Kaji Mbing, data penyebaran corona di setiap tiap desa menjadi salah satu pertimbangan utama sekolah dapat menggelar PTM sejak Jumat (3/9/2021).

Untuk itu setiap sekolah yang menggelar PTM diwajibkan memiliki data siswa dan guru berdasarkan status zona tempat tinggal.

Kaji Mbing menegaskan bagi siswa atau guru yang tinggal di zona merah untuk sementara belum diperbolehkan mengikuti PTM.

Ia menambahkan selama PPKM level tiga pembelajaran tatap muka di bumi kampung pesilat masih diselenggarakan secara terbatas. Dengan demikian sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih diberlakukan seperti biasanya.

Lantaran PJJ masih diberlakukan, Kaji Mbing meminta seluruh guru memberikan memberikan bahan ajar kepada siswa yang belajar dari rumah.
Bagi orang tua siswa, Kaji Mbing berpesan untuk selalu mengingatkan anak-anaknya terus menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah menyatakan saat ini hanya 45 sekolah yang diperbolehkan melaksanakan PTM. Dari 45 sekolah itu terdapat sekolah dari jenjang TK/PAUD, SD hingga SMP.

“Sekolah yang diizinkan buka dipastikan sudah memenuhi persyaratan terutama ketersedian sarana parsarana serta pendukung protokol kesehatan. Selain itu sekolah harus mematuhu SOP PTM selama pandemi yang sudah disosialisasikan jauh hari sebelumnya,” jelas Zubaidah.

Tak hanya itu, kata Zubaidah, tenaga pendidik wajib sudah divaksin. Sementara anak didik harus sudah mendapatkan izin orang tua untuk mengikuti PTM.

Untuk metode pembelajarannya, Zubaidah mengatakan pembelajaran dilakukan secara bergiliran atau shift. Satu shift pelajaran masa belajarnya hanya dua jam.

Pos terkait