SMK Yosonegoro Magetan Melakukan Pembelajaran Tatap Muka Secara Terbatas

  • Whatsapp

Kepala SMK Yosonegoro Magetan Muh Amien, S. Ag

Beritatrends, Magetan – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dilakukan di berbagai Daerah, Khususnya di Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Kali ini SMK Yosonegoro Magetan telah melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas.

Mengingat masa pandemi covid-19 belum berakhir dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat terus berkelanjutan SMK Yosonegoro Magetan memberlakukan PTM Secara Terbatas.

Kepala SMK Yosonegoro Magetan Muh Amien, S. Ag mengatakan untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM) kali ini yang jelas acuan pertama kemarin mengacu pada rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kabupaten Magetan dan itu rekomendasi sudah turun. Rabu (25/08/2021)

“Langkah berikutnya nanti kita akan mensosialisasikan lewat wali kelas masing – masing, dan tentunya kita berharap anak – anak itu harus ada izin dari orang tua masing – masing. Kalau misalkan anak – anak itu nanti dalam kondisi atau lingkungan yang kurang mendukung maka mereka akan tetap melakukan pembelajaran secara Daring karena sementara ini dibatasi 50%” imbuh Kepala Sekolah SMK Yosonegoro Magetan.

Untuk informasi total siswa / siswi yang ada di SMK Yosonegoro Magetan ini tercatat sekitar 1.896 dari kelas 10 hingga kelas 12.

Lanjut Amien, untuk PTM kali ini yang jelas situasi masih darurat seperti ini, dan para guru telah kami beri sosialisasi untuk memberikan pemahaman kepada anak – anak agar selalu dan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

“Dalam PTM kali ini jam pembelajaran pun akan dibatsi, jadi disekolah hanya sekitar 4 jam maksimal, jadi apabila masuk jan 07.30 nanti pulangnya jam 11.30, dan ini bisa dibilang masih dalam tahap uji coba, jadi kita batasi alokasinya sekitar 25 menit” jelasnya.

Pihaknya menambahkan, dengan anak yang masuk kita dasarkan lewat absensi atas batas bawah, jadi kalau misalkan anak kelas 11 ada 30 anak berati nomor 1 sampai 15 itu kelompok 1 dan nomor 16 sampai 20 kelompok 2 jadi bergantian hari ini absen 1 sampai 15 besoknya 16 sampai 20.

Pihaknya berharap semoga kedepan keadaan ini bisa normal kembali dan semoga pandemi ini cepat terselesaikan.

“Semoga pandemi bisa cepat berakhir dan kehidupan bisa normal kembali, dan anak – anak didik nanti bisa masuk 100%, tetapi tetap bertahap karena belum dapat vaksin. Diharapkan nanti kalau SMK Yosonegoro Magetan ini sudah di Vaksinasi keamanan kita lebih kuat kedepannya. Dan untuk guru sendiri yang sudah vaksinasi sekitar 50%” pungkasnya.

Pos terkait