Tips Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci

  • Whatsapp
Tips Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci
Tips Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci

Banyak yang bilang bahwa mencuci dengan mesin cuci tidak membuat pakai bersih dan masih banyak juga diantara kita yang tetep memilih mencuci secara manual menggunakan tangan serta sikat karena merasa mencuci pakaian dengan mesin cuci membuat baju kita rusak. Anggapan ini tidak selamanya benar jika anda tau cara mencuci pakaian menggunakan mesin cuci yang benar. Untuk terhindar masalah yang timbul pada pakaian anda seperti noda yang tak hilang, jahitan menjadi rusak atau bahkan tercampur lunturan warna baju lain. Mari simak tips mencuci pakaian dengan mesin cuci berikut ini

Tips Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci
Tips Mencuci Pakaian Dengan Mesin Cuci
  • Pilih Deterjen yang dianjurkan mesin cuci anda

Dulu mungkin deterjen hanya ada satu jenis yaitu deterjen bubuk, meski banyak merek namun jenis dan kegunaan deterjen hanya satu yaitu sebagai bahan pembersih pakaian. Namun kini deterjen memiliki banyak variasi, bukan hanya deterjen bubuk, deterjen krim namun juga ada deterjen cair.  tipe tipe deterjen juga banyak jenisnya seperti deterjen cair konsentrat tinggi dan deterjen biasa. Menggunakan deterjen biasa dalam mesin cuci efisiensi tinggi sebenarnya dapat merusak mesin, dan menggunakan deterjen konnsentrat tinggi dalam mesin cuci biasa mungkin tidak menghasilkan cukup busa untuk membersihkan pakaian Anda. Perhatikan keterangan dalam kemasan deterjen anda sebelum membeli

  • Takar Deterjen yang anda butuhkan

Jangan lupa selalu menakar deterjen dalam komposisi yang pas. Baca petunjuk aturan mencuci pada kemasan deterjen untuk mengetahui seberapa banyak takaran yang anda butuhkan dalam proses mencuci. Penggunaan deterjen berlebih bisa merusak pakaian. Sedangkan jika anda kurang memberikan deterjen bisa menyebabkan pakaian yang anda cuci tidak bersih.

  • Jangan Menuangkan Deterjen langsung ke atas pakaian.

Menuangkan deterjen langsung ke atas pakaian Anda mungkin tidak akan merusaknya, tetapi itu tidak ideal. Deterjen mungkin terkumpul di satu pakaian alih-alih larut dan didistribusikan secara merata di mesin cuci sebagaimana mestinya. Selalu ikuti petunjuk model atau tipe mesin cuci Anda untuk menambahkan detergen. sebagian mesin cuci memiliki tempat menuangkan deterjen baik untuk deterjen bubuk atau cair. Dengan menuangkan deterjen di tempatnya bisa membuat deterjen lebih merata karena sistem mesin cuci bekerja secara otomatis untuk mendistribusikan deterjen ke seluruh area cucian anda. hal lain yang anda perlu ketahui

  • Memilih dan Memilah pakaian yang dicuci bersamaan

Pastikan anda selalu memilah pakaian dan memilih mengelompokan pakaian sebelum dicuci. Pisahkan antara pakaian berwarna gelap dan warna terang juga pakaian warna putih agar terhindar dari warna yang luntur. Perhatikan juga untuk perlakuan dan perawatan untuk tiap jenis pakaian. Mencuci tanpa memilah dan asal memasukan seluruhnya ke mesin cuci bukan hal yang benar karena tidak semua bahan pakaian bisa dicuci dengan cara yang sama.

  • Memeriksa saku dan kantong pakaian

Jangan lupa untuk memeriksa setiap saku serta kantong pakaian sebelum dimaksukan ke mesin cuci. kertas ataupun barang keras seperti logam dan lain sebagainya bisa merusak pakaian dan mesin cuci anda jika lupa dikosongkan.

  • Membersihkan noda dan merendam cucian dahulu

Untuk menghindari mencuci pakaian terlalu lama dengan mesin cuci karena adanya noda yang membandel. ada baiknya anda membersihkan dahulu noda dengan tangan untuk noda di tempat yang sulit dijangkau. Gunakan air dingin dan sedikit deterjen lalu sikat dengan lembut. Ada baiknya lakukan perendaman sekitar 10 sampai 15 menit untuk cucian anda. dan jangan lupa untuk memisahkan rendaman pakaian berwarna dan tidak berwarna agar terhindar dari warna yang luntur. khusus untuk pakaian baru ada baiknya ada melakukan tes rendam dan melihat apakah warna air hasil rendaman berubah. Jika airnya berwarna, itu berarti pewarna luntur. Cuci barang itu dengan tangan atau sendiri di mesin cuci untuk mencegah perpindahan pewarna.

  • Perhatikan Pakaian atau celana yang memiliki resleting dan kancing

Jika Anda memiliki pakaian yang memiliki ritsleting dan kancing, ada baiknya anda memisahkan pakai tersebut untuk dicuci sendiri. Pastikan menutup semua pakaian atau celana yang memiliki ritsleting sebelum dicuci dengan mesin cuci. Ritsleting terbuka bisa membuat pakaian lain tersangkut. Pakaian Anda yang lain mungkin menjadi rusak jika tersangkut di ritsleting. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pakaian yang menggunakan kancing, jangan lupa untuk membuka kancing. Mencuci pakaian dengan kancing tertutup bisa merusak pakaian. Gerakan mesin cuci dapat menarik kain, merenggangkan benang kancing dan bahkan mungkin membuat kancing terlepas dan menimbulkan masalah jika masuk ke bagian sirkulasi mesin cuci anda.

  • Gunakan Suhu Air yang sesuai jenis cucian anda.

Tidak semua jenis pakaian bisa dicuci dengan air panas, ada beberapa jenis pakaian yang bisa rusak jika menggunakan air panas. memang mencuci menggunakan air panas bisa membuat pakaian lebih bersih. namun untuk beberapa jenis bahan, penggunaan air panas bisa sangat merusak misalnya seperti pada sweater rajutan.

  • Jangan Keringkan pakaian jika masih ada noda

Periksa apakah noda pada pakaian sudah benar-benar hilang sebelum memindahkan pakaian ke proses pengeringan. Jika masih ada noda cucian saat selesai pencucian, Anda mungkin bisa meminimalkan atau menghilangkan noda dengan perawatan noda lainnya atau menguceknya secara manual sebelum melanjutkan proses pengeringan, noda bisa terkunci secara permanen oleh panas dari pengering dan menyebabkan noda semakin susah dibersihkan.

  • Jangan terlalu banyak menggunakan pelembut pakaian

Mungkin Anda mengira pakaian tidak tampak bersih kecuali baunya seperti merek pelembut kain favorit Anda. Sayangnya, Anda dapat merusak pakaian dan pengering Anda tanpa disadari. Pelembut kain melapisi semuanya dengan film tipis, yang lama-kelamaan menumpuk di pakaian dan bagian dalam mesin Anda. Jika Anda tidak bisa hidup tanpa pelembut kain, gunakan dengan hemat.

  • Segera Jemur cucian saat sudah selesai

Jika proses pencucian sudah selesai, segera keluarkan pakaian anda dan lakukan penjemuran. Pakaian yang masih berada dalam mesin cuci setelah proses pencucian akan menjadi apek dan berjamur.

  • Mencuci sesuai kapasitas mesin

Pastikan mencuci sesuai kapasitas mesin cuci anda. Memasukan terlalu banyak cucian kedalam tabung mesin cuci selain bisa menyebabkan mesin cuci rusak juga membuat pakaian anda juga tidak tercuci dengan baik dan bersih. Pastikan juga meratakan tumpukan cucian anda dalam tabung mesin pencuci sehingga tidak menyebabkan ketidakseimbangan dalam tabung mesin cuci yang menyebakan mesin cuci macet

  • Bersihkan dan Rawat Mesin Cuci anda

Kapan terakhir kali Anda membersihkan benda yang membersihkan pakaian Anda? Jika jawabannya “tidak pernah?” anda seperti kebanyakan orang. Jamur dan mineral menumpuk di mesin cuci Anda dan membuatnya berbau, jadi jika Anda ingin mendapatkan pakaian yang benar-benar bersih, sebaiknya bersihkan mesin cuci anda beberapa kali dalam setahun. Anda bisa membersihkan filter mesin cuci dan bagian lainnya dimana jamur dam kotoran sisa pencucian menumpuk. Untuk tabung cuci, anda bisa menggunakan air panas ditambah dengan cuka dan menjalankan mesin cuci tanpa ada cucian di dalamnya. hal ini efektif jika ada jamur atau kotoran yang menempel pada tabung mesin cuci. Ikuti petunjuk pada mesin cuci anda untuk membersihkan bagian mesin cuci yang harus dicheck dan dibersihkan secara manual.

Pos terkait