Beritatrends,Ponorogo –Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Tirto Katong Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan terobosan dan inovasi usaha. Perusahaan daerah yang selama ini identik sebagai penyedia layanan air bersih bagi masyarakat itu kini memperluas lini bisnis dengan menggarap unit usaha Air Minum Dalam Kemasan atau AMDK.
Langkah strategis tersebut menjadi bagian dari upaya diversifikasi usaha sekaligus penguatan kinerja perusahaan agar lebih adaptif terhadap perkembangan kebutuhan pasar. Tak hanya berorientasi pada pelayanan publik, pengembangan unit AMDK juga diarahkan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ponorogo.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PUDAM Tirto Katong, Dadan Arher Djunaedi, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas produksi AMDK saat ini telah mencapai progres sekitar 75 persen. Sejumlah tahapan penting masih dalam proses penyelesaian, termasuk uji laboratorium untuk memastikan standar kualitas air sesuai regulasi serta pembangunan gudang dan bagian depan gedung produksi.
“Sekarang progresnya sudah 75 persen. Yang belum itu pekerjaan uji laboratorium dan pembangunan bagian gudang serta bagian depan,” ujar Dadan, Senin (23/2/2026).
Pihaknya menegaskan, aspek kualitas menjadi prioritas utama dalam pengembangan unit usaha ini. Seluruh proses produksi nantinya akan mengacu pada standar mutu dan keamanan pangan yang berlaku, sehingga produk AMDK Tirto Katong dapat diterima dan dipercaya oleh masyarakat luas.
“Selama ini, PUDAM Tirto Katong berfokus pada distribusi air bersih untuk kebutuhan rumah tangga di berbagai wilayah Ponorogo. Dengan hadirnya produk AMDK, perusahaan berupaya memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah dari sumber daya air yang dikelola,” imbuh Dadan.
Dadan menambahkan, produk AMDK Tirto Katong direncanakan akan menyasar berbagai segmen, mulai dari kebutuhan internal instansi pemerintahan, sektor pendidikan, kegiatan masyarakat, hingga pasar ritel. Potensi pasar lokal dinilai cukup besar, mengingat kebutuhan air minum kemasan terus meningkat seiring pertumbuhan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.
“Dari sisi infrastruktur, fasilitas produksi dirancang dengan memperhatikan efisiensi dan higienitas. Dukungan kualitas air baku yang selama ini menjadi andalan PUDAM Tirto Katong diyakini menjadi keunggulan kompetitif dalam bersaing di pasar lokal,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dadan menuturkan, kinerja perusahaan dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan tren positif. Saat ini, PUDAM Tirto Katong telah melayani lebih dari 25 ribu pelanggan yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Ponorogo. Perluasan jaringan distribusi terus dilakukan guna meningkatkan cakupan pelayanan air bersih, terutama di wilayah yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal. Pengembangan unit AMDK ini diharapkan menjadi tonggak baru transformasi perusahaan daerah tersebut.
“Selain memperkuat struktur bisnis dan meningkatkan pendapatan, kehadiran unit usaha baru juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Manajemen optimistis, apabila seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan sesuai target, unit produksi AMDK akan mulai beroperasi secara penuh pada 2026, “jelasnya.
Dengan strategi pemasaran yang terukur serta dukungan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PUDAM selama ini, produk AMDK Tirto Katong diharapkan mampu bersaing dan menjadi pilihan utama konsumen di Ponorogo.
“PUDAM Tirto Katong akan terus berupaya agar pengembangan unit usaha Air Minum Dalam Kemasan ini ke depan tidak hanya memperkuat layanan, tetapi juga memberikan dampak sebagai motor penggerak ekonomi bagi daerah,” pungkas Dadan.




