Beritatrends,Magetan – Salah satu aktifis Forum Magetan Terang, Widia merupakan seorang yang peduli dengan kondisi kawasan Sarangan, menyampaikan bahwa zonasi ekologi di lereng Gunung Lawu dan kawasan sekitar Telaga Sarangan merupakan kebutuhan yang sangat mendesak saat ini, Sabtu, (17/1/2026)
Menurut Widia, kajian ekologi sebelum melakukan pembangunan di kawasan tersebut sangat penting untuk mengetahui kondisi bawah tanah secara pasti, termasuk apakah terdapat aliran air, jenis material yang sesuai dengan kontur tanah, serta untuk menentukan zona merah (berbahaya), hijau (aman), dan kuning (cukup aman). Ia mengungkapkan bahwa usulan terkait zonasi ini telah diajukan sejak tahun 2020, namun belum mendapatkan perhatian yang cukup.
Pada pukul 11.18 WIB, Widia juga mengangkat pertanyaan mengenai sumber air yang mengucur dari tebing di lokasi kejadian longsor. Menurutnya, sangat penting untuk mengetahui apakah air tersebut berasal dari aliran bawah tanah, pipa air, atau endapan air, karena kondisi tanah dengan adanya unsur air akan membutuhkan perlakuan yang berbeda dibandingkan tanah normal.
Ia menegaskan bahwa kajian yang komprehensif meliputi ekologi, sosial, dan infrastruktur sangat diperlukan, dengan menyatakan bahwa “sharing bagian dari kepedulian” sebagai dasar dari masukan yang disampaikannya.
“Keberadaan air yang tidak teridentifikasi dengan jelas serta kurangnya kajian awal sebelum pembangunan menjadi poin penting yang perlu diperhatikan terkait potensi bahaya longsor di bibir Telaga Sarangan sebelah Selatan Pulau,”pungkas Widia





