Pasca Penangkapan Maling di Hotel Kristal, Oknum Penyidik Polsek Pancur Batu Ambil Rekeman CCTV Diduga Untuk Mencari Bukti dan Kesalahan Korban, Karyawan: Tidak Ada Pengeroyokan !

Beritatrends,Medan – Pasca penangkapan dua pelaku pencurian saat bermesraan dengan pacarnya di hotel Kristal padang bulan medan pada 23 September 2025 yang lalu, penyidik Polsek Pancur Batu diam diam mengambil rekaman cctv diduga untuk melengkapi laporan orang tua pelaku pencurian.

Hal tersebut diungkapkan oleh keluarga Putra Sembiring bersama keluarganya saat mendatangi Hotel Kristal pada seminggu setelah penangkapan pelaku pembongkaran brangkas toko Ponsel Promo cell di Pancur Batu.

seorang pria yang diduga bos di hotel tersebut menjelaskan kepada kami bahwa rekaman cctv sudah diambil oleh polisi yang ikut kemaren sewaktu menangkap pelaku pencurian itu.

“Kemaren itu berselang beberapa hari setelah penangkapan ada polisi mengaku dari Polsek Pancur Batu katanya dia diperintahkan Kapolseknya untuk mengambil rekaman cctv saat penangkapan di hotel Kristal, kemaren rekaman cctv itu kami kasi kepada dia karena ada surat dari Kapolseknya,” beber keluarga Putra Sembiring kepada wartawan

Ketika kami disinggung terkait adanya dugaan pengeroyokan, pria tersebut pun membantahnya, tidak ada katanya.

“Bos di hotel itu juga mengatakan bahwa tidak ada terjadi pengeroyokan, hanya dibawa keluar dari kamar, dia malahan mengatakan kepada kami bahwa ada dua orang polisi ikut menangkap pelaku pada saat itu, satu kawan polisi itu sibuk mengambil handphone di kamar nomor 23,” Ujarnya keluarga Putra menirukan ucapan pria tersebut pada Sabtu, 7 Februari 2026

Keluarga korban yang dijadikan tersangka atas laporan pelaku pencurian tersebut juga menambahkan bahwa penyidik Polsek Pancur Batu Brigadir SH yang menangani kasus pencurian yang dilaporkan Putra Sembiring tersebut lah yang menyuruh mereka untuk menangkap pelaku dan saat itu dia membawa seorang pria yang belakangan kami tau bahwa dia bukanlah Polisi.

Baca Juga  Danrem 043/Gatam Hadiri Pelepasan Kontingen Lampung Untuk PON XXI Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024

“Jadi kalau ada bahasa Polisi tidak ikut ke lokasi saat penangkapan itu tidak benar, buktinya kawanya itu yang awalnya kami kirain dia Polisi ikut masuk ke kamar, jadi siapa yang merintahkan dia ikut bersama kami ke hotel kalau bukan penyidik Polsek Pancur Batu, sementara kami saja tidak kenal dengan dia, belakangan kami tau bahwa dia diduga Polisi gadungan, kami minta Pak Kapolda segera manangkapnya dan juga menangkap penyidik Polsek Pancur Batu yang menyuruh kami untuk menangkap pelaku pencurian, karena sebelum disuruh nangkap pelaku kami duduk diwarung bersamanya dan ketika kami dapat informasi baru kami disuruhnya bergerak ke hotel untuk nangkap pelaku dan menyerahkannya kepadanya,” tandasnya

Hal yang sama terungkap dari YS Seorang pria yang merupakan mantan karyawan hotel Kristal yang saat ini mendekam di Lapas Pancur Batu dalam kasus dugaan pencurian sepeda motor membantah keras adanya tindakan pengeroyokan saat penangkapan pelaku pencurian DT dan KR di hotel Kristal Medan Tuntungan pada 23 September 2025 yang lalu.

Hal tersebut pun dijelaskan Ys saat ditemui korban pencurian di Lapas Pancur Batu pada akhir tahun 2025 yang lalu. Ys mengatkan bahwa tidak ada saya lihat pengeroyokan secara bersama sama terhadap DT dan KR.

Ia juga menjelaskan bahwa awal mula dirinya menjadi saksi saat dirinya ditangkap polisi terkait dengan dugaan pencurian sepeda motor.

“Kami satu sel dengan DT dan KR saat itu kami bercerita cerita rupanya dia bercerita bahwa dia ditangkap di hotel kristal, mendengar hal tersebut saya pun menjelaskan bahwa saya ada di lokasi kejadian saat penangkapan karena saya mantan karyawan hotel Kristal, saya yang memakai baju putih yang dikamar 22, saat itu saya bilang kopratif saja lah bang,“ ujarnya

Baca Juga  Pemkab Ponorogo Bidik Lima Besar Serapan DBHCHT se-Jatim

Ys mengakui bahwa saat diperiksa di ruangan penyidik oleh penyidik Satreskrim Polretabes Medan ia mengatakan bagaimana kronologis yang sebenarnya kepada penyidik yang memeriksa dirinya atas laporan orang tua pelaku pencurian yang satu sel dengan nya.

“Saya bilang tidak ada tejadi pengeroyokan saat saya diperiksa, saya siap bersaksi dan keterangan saya memang begitu kepada penyidik bang, saya keberatan kalau nanti di berkas pemeriksaan ada saya katakanya saya menjelaskan terjadinya pengeroyokan,”tegasnya saat didampingi KPLP Lapas Pancur Batu diruangan kerjanya pada akhir bulan Desember 2025 yang lalu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *