IKUTI KEGIATAN—Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono menghadiri program Bhakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (21/1/2026).
Beritatrends, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun secara resmi meluncurkan program Bhakti Harmoni Bersahaja di Desa Karangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (21/1/2026).
Peluncuran Bhakti Harmoni Bersahaja dibuka Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono berharap peluncuran program Bhakti Harmoni Bersahaja dapat memenuhi apa yang menjadi harapan masyarakat. Terlebih dalam setiap kegiatan, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan hingga pengaduan kepada pemerintah.
“Semoga saja nama baru ini dapat memenuhi apa yang diharapkan masyarakat Kabupaten Madiun. Dan kami selaku DPRD akan tetap mengawasi kegiatan ini endingnya seperti dan outcomenya apa.,” kata Ferry.
Tak hanya itu, ia mengharapkan program Bahana Bersahaja dapat menjadi sarana pendekatan pelayanan Pemerintah Kabupaten Madiun kepada masyarakat secara langsung. Hanya saja, konsep dan pelaksanaan program benar-benar mengakomodasi kebutuhan generasi muda yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.
Fery menilai perubahan konsep dan nama program menjadi Bahana Bersahaja merupakan langkah adaptif terhadap perkembangan zaman. Untuk itu pendekatan pelayanan publik agar dikemas lebih segar dan responsif, khususnya untuk menjangkau generasi muda.
“Program ini sebelumnya dikenal sebagai Bhakti Sosial Terpadu. Sekarang bertransformasi menjadi Bahana Bersahaja, tentu ada banyak penyesuaian agar relevan dengan kondisi dan tantangan saat ini, terutama bagi generasi Z yang kelak menjadi penerus bangsa,” ungkap Fery.
Bagi Fery, perubahan nama Bahana Bersahaja diharapkan dapat menghadirkan pendekatan pelayanan publik yang lebih dinamis dan partisipatif. Dengan demikian, DPRD Kabupaten Madiun akan mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.
Kendati demikian, DPRD Kabupaten Madiun akan tetap menjalankan fungsi pengawasannya agar Bahana Bersahaja dapat memberikan manfaat nyata, terutama bagi masyarakat kalangan bawah. Dengan demikian keluhan yang disampaikan masyarakat kepada pemerintah harus serius ditindaklanjuti.





