Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun
Beritatrends, Madiun – Selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Kota Madiun meniadakan kegiatan buka bersama dilingkungan internal pemerintah. Namum Pemkot Madiun mewajibkan seluruh organisasi perangkat daerah keliling membagi takjil buka puasa setiap hari di Kota Madiun.
Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun menyatakan kebijakan peniadaan bukber diganti dengan berbagi takjil agar OPD mengetahui kondisi masyarakat saat ini.
“Peniadaan bukber agar OPD lebih dekat dengan masyarakat dan mereka tahu dengan kondisi masyarakat saat ini. Makanya kami menginstruksikan seluruh OPD untuk turun berbagai takjil setiap hari di Kota Madiun,” ujar Bagus, Kami (25/2/2026).
Menurut Bagus, terdapat 30 titik pembagian takjil yang dilakukan oleh OPD. Namun masing-masing OPD tidak boleh berbagi takjil di titik yang sama agar terjadi pemerataan di seluruh wilayah.
Tidak ada hanya bukber dilingkup internal pemerintah daerah yang ditiadakan, kata Bagus, kegiatan open house saat lebaran juga ditiadakan nantinya.
“Daripada kami mengadakan kegiatan buka saya lebih memilih menggelar kegiatan yang langsung menyentuh kepada masyarakat. Jadi tidak ada kegiatan buka bersama di internal didalam pemerintah. Untuk itu kegiatan buka bersama dan open house saya tiadakan,” tutur Bagus.
Selain berbagi takjil, kata Bagus, pemerintah juga memfasilitasi UMKM untuk berjualan takjil di Pahlawan Bisnis Center yang berada di Jalan Pahlawan Kota Madiun selama bulan Ramadan. Selain itu pemerintah juga menyiapkan tempat penampilan seni dan budaya dari sekolah untuk meramaikan bazar takjil UMKM.
“Kami memfasiltias UMKM untuk ngabuburit untuk bisa menjual takjil di PBC. Untuk meramaikan acara itu, kami juga menyiapkan tempat adik-adik sekolah menampilkan pertunjukan seni,” ungkap Bagus.
Ia menambahkan sebelum bulan Ramadan, Pemkot Madiun sudah meluncurkan wisata religi di Kuncen dan Taman. Di dua tempat itu, wisatawan dapat mengunjungi masjid sudah berdiri sejak tahun 1568 Masehi.





