Beritatrends,Magetan – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Magetan bergerak cepat mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok. Melalui Satgas Saber gabungan, pemantauan langsung dilakukan di sejumlah pasar tradisional, Selasa (10/2/2025).
Tim gabungan yang terdiri dari DLHP, TPHP, Bagian Perekonomian, Disperindag, Polres, Dinas Peternakan, Inspektorat, DPMPTSP, hingga Bulog itu menyasar Pasar Magetan, Pasar Maospati, dan Pasar Barat. Fokus utama sidak adalah memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok sembako di pasaran.
Kepala DLHP Magetan Saif Muchlisun menegaskan, sidak ini menjadi langkah preventif agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga wajar saat Ramadan.
“Sidak ini untuk mengendalikan harga yang ada di pasaran. Apalagi menjelang bulan Ramadan, semua kebutuhan masyarakat harus terpenuhi dengan harga yang sudah ditentukan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Pangan Awang Arifaini Rudin. Ia menjelaskan, pengawasan tidak hanya menyasar harga, tetapi juga keamanan pangan yang beredar di pasar.
“Kami rutin memantau, khususnya 11 komoditas bahan pokok. Ini untuk memastikan harga tetap terkendali dan pangan yang dijual aman dikonsumsi,” terangnya.
Dari hasil pemantauan di tiga pasar tersebut, sebagian besar komoditas masih berada di kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga beras medium tercatat stabil di angka sekitar Rp 13.500 per kilogram. Sementara beras program SPHP masih di bawah Rp 12.500 per kilogram.
Minyak goreng juga terpantau masih sesuai HET. Untuk daging ayam, harga rata-rata masih dalam batas wajar. Hanya komoditas cabai yang mengalami kenaikan sekitar Rp 3.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 82.000 menjadi Rp 85.000.
Meski ada kenaikan pada cabai, Satgas memastikan stok bahan pokok di seluruh pasar yang dipantau masih dalam kondisi aman. Pemkab Magetan pun akan terus melakukan pengawasan berkala guna menekan potensi spekulasi harga selama Ramadan.
Langkah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia hingga Hari Raya nanti.





