Plt Wali Kota Madiun Minta ASN Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

BERSALAMAN—Pelaksana Tugas Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bersalaman dengan para ASN lingkup Pemkot Madiun dalam acara halal bihalal Pemerintah Kota Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ASN, Rabu (25/3/2026). 

Beritatrends, Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun meningkatkan kualitas pelayanan publik setelah libur panjang Lebaran 2026. Pasalnya peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam upaya mengejar target visi dan misi pemerintah daerah

Penegasan itu disampaikan Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun saat menghadiri acara halal bihalal Pemerintah Kota Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ASN, Rabu (25/3/2026).

“Kualitas pelayanan publik khususnya itu kualitasnya harus terus ditingkatkan. Kalau kemarin kita punya waktu yang dikurangi, saya minta mempertahankan kualitas,” kata Bagus.

Bagus mengatakan organisasi perangkat daerah (OPD) harus aktif memantau pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satunya dengan memonitor pelayanan publik secara daring melalui Command Center milik Pemerintah Kota Madiun.

“Hari ini kita lagi mengejar apa yang menjadi visi misi kita. Untuk itu seluruh teman-teman di OPD harus menyebar memantau pelayanan publik khususnya secara online nanti di Command Center,” kata Bagus.

Tak hanya itu, Bagus juga menyinggung pembangunan fisik di Kota Madiun yang saat ini belum berjalan secara masif. Kondisi itu disebabkan pembangunan fisik belum dapat dilaksanakan, khususnya yang berkaitan dengan pemeliharaan infrastruktur.

Bagus menegaskan beberapa tahun ke depan, Pemerintah Kota Madiun tidak akan memprioritaskan pembangunan fisik berskala besar lagi. Namun Pemkot Madiun akan fokus mempersiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai investasi jangka panjang daerah.

Baca Juga  Empat Organisasi Desa Gelar Hearing Terkait Pemangkasan ADD ke DPRD Kabupaten Blitar

“Pada tahun 2026 sampai 2029 rencananya tidak akan ada pembangunan fisik besar-besaran. Pemkot Madiun akan fokus pada bagaimana mempersiapkan SDM nanti sampai di 2030. Jadi fokus di Pemerintah Kota Madiun mempersiapkan sumber daya manusia,”tutur Bagus.

Kendati demikian,Bagus memastikan program-program yang telah direncanakan untuk tahun ini tetap berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Namun bila terdapat perubahan kebijakan maka Pemkot Madiun akan berkoordinasi dengan DPRD.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *