Proyek Gedung KMP Sidomulyo Magetan Telan Korban : Tangan Pekerja Remuk Digilas Molen, Santunan Minim Picu Keprihatinan

Foto Korban Pekerja Proyek Gedung KMP Sidomulyo Magetan Telan Korban : Tangan Pekerja Remuk Digilas Molen, Santunan Minim Picu Keprihatinan

BeritaTrends, Magetan – Kecelakaan kerja tragis menimpa Suratni, seorang warga Desa Sidomulyo, Magetan, yang bekerja sebagai pekerja proyek di desanya sendiri. Insiden yang terjadi pada proyek pembangunan Gedung Koprasi Merah Putih Desa Sidomulyo ini mengakibatkan tangan Suratni remuk akibat tergilas mesin molen pada pukul 09.00 kemarin pagi, Kamis (19 Februari 2026)

Saat ini, Suratni tengah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Magetan. Namun, mirisnya, uang santunan bukan dari Desa Sidomulyo tapi dari pihak pengawas proyek Babinsa Sidomulyo, tidak jelas berasal dari mana sumber uang tersebut dan hanya menerima santunan sebesar Rp 1,5 juta, jumlah yang dinilai sangat tidak memadai untuk menutupi biaya pengobatan dan kerugian yang dialami korban.

Menurut Direktur LSM Magetan Center Magetan Beni Ardi Mengatakan, proyek pembangunan ini diduga merupakan proyek Gedung Koperasi Merah Putih (KMP) Sidomulyo.

“Kecelakaan ini bukan hanya menjadi pukulan bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi sorotan tajam terkait standar keselamatan kerja di proyek-proyek konstruksi, baik yang dikelola oleh pemerintah maupun swasta,”ucap Beni.

“Kejadian ini harus menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya.

“Keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai hanya karena mengejar target, keselamatan diabaikan.”

Kasus ini juga memicu desakan agar pemilik proyek lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan para pekerjanya. Pemberian asuransi jiwa dan kesehatan menjadi sangat penting untuk melindungi pekerja dari risiko kecelakaan kerja yang mungkin terjadi.

“Kami berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat turun tangan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Baca Juga  Organisasi Wartawan dan Perusahaan Media di Magetan Tegas Tolak RUU Penyiaran

“Selain itu, kami juga meminta agar pihak kepolisian menginvestigasi kasus ini secara tuntas untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian dalam penerapan standar keselamatan kerja.”

Kecelakaan yang menimpa Suratni ini menjadi pengingat pahit akan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di setiap proyek konstruksi. Pemerintah, pemilik proyek, dan seluruh pekerja harus bersinergi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *