Susun Rencana Kerja 2027, Dindik Kabupaten Ngawi Gelar Forum Perangkat Daerah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno menyampaikan sambutan pada kegiatan Forum Perangkat Daerah 2026 untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan rencana kerja tahun 2027, di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Selasa (24/2/2026)

 

Beritatrends, Ngawi-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menggelar kegiatan Forum Perangkat Daerah 2026 untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan masyarakat sebagai bahan penyusunan rencana kerja tahun 2027, Selasa (24/2/2026).
Forum yang menjadi agenda strategis penyusunan rencana kerja (Renja) tahun 2027 dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), organisasi profesi guru, pegiat budaya, hingga tokoh masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ngawi, Kabul Tunggul Winarno menyatakan kegiatan forum perangkat daerah untuk penyusunan RKP tahun 2027. “Dalam forum ini kami mengundang beberapa lembaga yang ada dibawah binaan kami. Sehingga saat ini kami bisa mendapatkan masukan dan usulan yang menjadi prioritas program pada tahun anggaran 2027,” ujar Kabul.
Kabul menyatakan perencanaan tahun 2027 menitikberatkan pada tiga pilar utama  berupa pemerataan akses pendidikan dengan memastikan fasilitas pendidikan yang layak menjangkau hingga pelosok desa di Ngawi.
“Usulan itu yang paling prioritas pembangunan sarana dan prasarana sekolah atau lembaga manakala butuh perbaikian dan rehabilitasi. Gedung sekolah yang sudah diperbaiki akan membuat aman dan nyamannya para siswa mengenyam pendidikan di sekolah,” jelas Kabul.
Selain itu, program prioritas lainnya berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan penguatan kompetensi tenaga pendidik dan implementasi kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman.
Tak hanya itu, kata Kabul, prioritas perencanaan program tahun depan yakni pelestarian kebudayaan lokal  dengan mengoptimalkan pengelolaan cagar budaya dan pengembangan seni tradisional sebagai identitas  daerah.
Kabul menambahkan hasil dari forum ini akan menjadi bahan finalisasi rancangan renja yang akan dibahas lebih lanjut dalam forum lintas perangkat daerah di tingkat kabupaten. Selain itu melalui forum ini seluruh usulan akan divalidasi dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah.
Ia mengungkapkan hasil kegiatan forum juga untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil untuk tahun 2027 dipastikan berangkat dari data lapangan dan kebutuhan riil masyarakat Ngawi. Dengan demikian anggaran tahun 2027 dapat terserap secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Baca Juga  DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2024

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *