Unit Hemodialisis RSUD Caruban Menambah Jumlah Bed Untuk Penuhi Kapasitas Pelayanan Cuci Darah

Seorang pasien menjalani perawatan cuci darah di RSUD Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur

 

 

Beritatrends,Madiun – RSUD Caruban, Kabupaten Madiun terus menambah jumlah {TT} Tempat Tidur yang sebelumnya 12 bad sekarang menjadi 16 bad di pelayanan hemodialisis atau cuci darah bagi warga yang dirawat di rumah sakit milik pemerintah Kabupaten Madiun tersebut.

Dalam pelaksanaan, penambahan akan dilakukan secara bertahap yang tujuannya untuk memaksimalkan pelayanan cuci darah /hemodialisis di RSUD Caruban,Jumat [13/03/2026]

Direktur Utama RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin ,mengatakan pelayanan hemodialisis ini sebagai bentuk upaya RSUD Caruban dalam mendekatkan serta melayani masyarakat Kabupaten Madiun untuk itu penambahan fasilitas terutama penambahan bed terus dilakukan

“Ini bentuk dan upaya RSUD Caruban dalam mendekatkan kami dengan masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien,” katannya.

Selain itu menurut drg, Farid Amirudin bahwa layanan hemodialisis di RSUD Caruban ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam meringankan biaya pasien saat berobat. Informasi yang diperoleh hampir 90 persen pasien hemodialisis menggunakan BPJS dan rata-rata pasien hemodialisis berobat di luar Kabupaten Madiun.

“Pasien kita saja sekarang ada 80 sampai 90 persen menggunakan BPJS dan mereka berobat hemodialisis kebanyakan keluar Kabupaten Madiun. Maka oleh Pernefri kami diarahkan bahwa RSUD Caruban ini bisa membangun satu unit lagi gedung hemodialisa dengan kapasitas sejumlah 16 TT lagi untuk mencukupi kebutuhan yang sementara ini kita rujuk ke rumah sakit yang lain. Hampir 50 persen pasien yang ada di Soedono dan Sogaten Kota Madiun itu berasal dari wilayah Caruban dan sekitarnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Unit Hemodialisis RSUD Caruban, menyatakan sudah menerima pendaftaran pasien sebanyak 12 pasien reguler dan juga ada beberapa pasien yang waiting list.

Baca Juga  TMMD ke-121 Akan di Gelar di Desa Selur Ponorogo Jawa Timur

“Sudah siap sekitar, 12 pasien reguler untuk berobat ke RSUD Caruban. Juga ada yang sudah waiting list. Kalau tidak ada masalah, pasien akan ditambah,’’ terang Kepala Unit Hemodialisis RSUD Caruban,

Perlu diketahui, bahwa gedung Hemodialisis RSUD Caruban senilai Rp.3,1 miliar tersebut sudah divisitasi oleh tim Pernefri maupun dinas kesehatan provinsi Jawa timur. Penilaian Pernefri mulai dari tenaga medis yang menangani hingga gedung sangat layak untuk operasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *