Antisipasi Polemik Desil, Kelurahan Tambran Gelar Sosialisasi DTSEN Lewat Musyawarah RT

Beritatrends, Magetan – Pemerintah Kelurahan Tambran menggelar sosialisasi intensif mengenai pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN). Langkah strategis ini diambil guna menindaklanjuti isu pengelompokan status kesejahteraan (desil) yang belakangan ini ramai diperbincangkan di tengah masyarakat.

Dalam upaya memastikan akurasi data, pihak kelurahan sengaja menggandeng Tim Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Magetan. Agenda ini dihadiri langsung oleh seluruh ketua Rukun Tetangga (RT) beserta jajaran pengurus lingkungan setempat.

Lurah Tambran, Dimas Witri Mardika, S.STP, menegaskan bahwa validasi data kemiskinan harus dimulai dari tingkat paling bawah agar menghasilkan data yang benar-benar kredibel.

“Pada malam hari ini kita melaksanakan sosialisasi terkait data DTSEN, jadi untuk menindaklanjuti yang sedang viral yaitu terkait dengan desil. Jadi kami mendatangkan dari pendamping PKH Kecamatan Magetan untuk menyampaikan kepada seluruh ketua RT beserta pengurus” ujar Dimas

Dimas menambahkan, proses pemutakhiran data ke depan akan mengedepankan mekanisme urun rembuk warga. Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi kekeliruan fatal dalam penyaluran bantuan sosial di lapangan.

“Bahwa untuk pemutakhiran data melalui musyawarah RT. Sehingga data yang tersampaikan nantinya lebih kredibel” imbuhnya.

Melalui skema baru ini, Pemerintah Kelurahan Tambran berharap polemik salah sasaran terkait bantuan pokok seperti pembagian beras dan minyak goreng yang sempat memicu perdebatan kemarin tidak terulang kembali.

“Kemudian, untuk harapannya, ke depan semoga data-data terkait dengan desil dengan data sen menjadi lebih real. Jadi penerima sesuai dengan sasarannya, jadi tepat sasaran bantuan dari pemerintah,” pungkas Dimas.

Baca Juga  Miris!! Diduga Sesak Nafas Akibat Cat Semprot, Seorang Warga Kota Medan Dilarikan Tengah Malam Kerumah Sakit Bhyangkara Medan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *