Ponorogo, beritatrends.co.id – Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Lapangan Kecamatan Jambon tidak hanya menjadi penanda berakhirnya program terpadu antara TNI, Pemerintah Daerah dan warga masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Bulu Lor dipamerkan dalam bazar yang dikoordinasikan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bulu Lor. Beragam produk makanan lokal, mulai dari kerupuk lempeng, aneka kue tradisional hingga minuman jamu seperti beras kencur, ditawarkan kepada pengunjung yang memadati lokasi kegiatan. Tidak hanya itu, anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 21 Koramil Jambon juga membuka stan yang menampilkan berbagai produk hasil usaha anggotanya. Pada saat yang sama, Satgas TMMD ke-129 turut menyediakan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang hadir, Kamis (13/8/26).
Salah satu pengunjung bazar, Sari Windrawati (21), PNS Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kabupaten Ponorogo, mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli produk makanan hasil usaha warga Desa Bulu Lor. Menurutnya, keberadaan bazar UMKM dalam kegiatan penutupan TMMD memberikan ruang promosi yang baik bagi pelaku usaha lokal sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan produk khas desa.
“Mumpung hari ini ada bazar produk UMKM saya membeli cemilan produk masyarakat Desa Bulu Lor. Ini rasanya enak dan harganya sangat terjangkau. Lumayan untuk oleh-oleh pulang ke rumah nanti,” kata Sari.
Sementara itu, Sumarmi (61), warga Dukuh Bureng, Desa Jambon, Kecamatan Jambon, memilih memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan Satgas TMMD. Ia datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya yang selama ini terganggu akibat kadar kolesterol yang tinggi.
“Mumpung hari ini ada pemeriksaan dan pengobatan gratis, saya datang di Lapangan Jambon. Selama ini saya mengalami sakit karena kolesterol tinggi, ini sudah diperiksa dan menunggu obat masih disiapkan oleh tenaga kesehatannya. Saya sangat terbantu adanya pengobatan gratis ini, selain tidak membayar, pelayanannya juga nyaman,” ujar Sumarmi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, stan bazar UMKM mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat dan tamu undangan yang hadir pada kegiatan penutupan TMMD. Produk-produk makanan khas desa tersusun rapi di setiap stan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Banyak warga terlihat membeli makanan ringan dan produk olahan lokal untuk dikonsumsi maupun dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Di lokasi yang berbeda namun masih dalam area kegiatan, pelayanan kesehatan gratis juga dipadati warga. Tenaga kesehatan dari Satgas TMMD melakukan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan. Sejumlah warga lanjut usia tampak memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan yang selama ini mereka alami.
Kehadiran bazar UMKM dan pengobatan gratis menjadi pelengkap rangkaian kegiatan Upacara Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo. Selain menyaksikan prosesi upacara, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi melalui promosi produk lokal serta manfaat kesehatan melalui layanan medis yang disediakan secara cuma-cuma.
Suasana kegiatan berlangsung meriah sepanjang hari. Setelah mengikuti upacara penutupan, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja di bazar UMKM, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga menikmati pertunjukan kesenian Reyog yang turut ditampilkan sebagai hiburan rakyat.
Partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah sasaran, tetapi juga mampu menghadirkan ruang interaksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Melalui bazar UMKM dan pelayanan kesehatan gratis, momentum Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo menjadi lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat serta semakin memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah dan warga Kecamatan Jambon.





