Bujang Ganong Edukasi Siswa Sekolah Slahung Ponorogo Tentang Pentingnya Asupan Gizi Seimbang

Beritatrends,Ponorogo – Suasana sekolah di wilayah Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, tampak berbeda pada pagi yang cerah. Sorak sorai dan tawa siswa pecah ketika sosok khas budaya Ponorogo, Bujang Ganong, memasuki halaman sekolah dengan penuh semangat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pendistribusian MBG yang digelar oleh SPPG Galak Slahung Ponorogo. Dengan mengenakan kostum ikonik, topeng merah, serta rambut gondrong yang menjadi ciri khasnya, Bujang Ganong hadir bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga membawa pesan edukatif bagi para siswa.

Kehadiran tokoh budaya tersebut menjadi jembatan pendekatan yang menyenangkan dan mudah diterima anak-anak. Dengan gerakan lincah, ekspresi lucu, serta interaksi ceria, Bujang Ganong menyapa siswa satu per satu sambil membagikan MBG. Suasana sekolah pun terasa hangat, akrab, dan penuh kegembiraan.

Di sela-sela kegiatan, Bujang Ganong juga menyampaikan edukasi ringan tentang pentingnya asupan gizi seimbang. Anak-anak diajak memahami manfaat makanan sehat bagi tubuh, konsentrasi belajar, hingga pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

Kepala SPPG Galak Slahung Ponorogo, Febrian Lutfi Prayoga, menyampaikan bahwa pendekatan budaya lokal sengaja dipilih agar program MBG lebih berkesan bagi siswa.

“Distribusi MBG tidak hanya soal pembagian makanan, tetapi juga edukasi dan membangun kebiasaan hidup sehat. Dengan menghadirkan Bujang Ganong, anak-anak lebih antusias dan pesan gizi lebih mudah diterima,” ujar Febrian, pada Rabu (04/02/2026).

Hal senada disampaikan oleh mitra kegiatan, Rian Priya Handoko, yang menilai bahwa kolaborasi ini menjadi langkah kreatif dalam menggabungkan program kesehatan dengan pelestarian budaya daerah.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan makanan bergizi, tetapi juga merasa bangga dengan budaya Ponorogo. Ini cara yang positif dan menyenangkan,” ungkap Rian.

Baca Juga  Penyerahan SK Dan PPPK Non Guru Kabupaten Magetan

Melalui pendekatan kreatif berbasis budaya lokal ini, distribusi MBG tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, melainkan pengalaman yang berkesan bagi siswa. Anak-anak tidak hanya menerima makanan sehat, tetapi juga memperoleh hiburan, edukasi, serta semangat untuk mencintai budaya daerahnya.

Dengan semangat ceria Bujang Ganong, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran pentingnya gizi seimbang sekaligus memperkuat pelestarian budaya khas Ponorogo dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *