Gubernur Khofifah Ziarah Makam Gubernur Soerjo : Pihaknya Minta Maaf Performace Farel di Tunda

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Magetan serta jajaran Forkopimda Jatim dan melaksanakan upacara penghormatan dan ziarah kirim doa ke makam gubernur pertama Jawa Timur

Beritatrends, Magetan – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Magetan serta jajaran Forkopimda Jatim dan melaksanakan upacara penghormatan dan ziarah kirim doa ke makam gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario, RMTA atau disebut Gubernur Soerjo yang berada di Kelurahan Kepolorejo Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan.

Ziarah di makam Gubernur Soerjo merupakan tradisi dari rangkaian peringatan hari jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur yang jatuh pada 12 Oktober 2022, sehingga ziarah tersebut menjadi bagian dari cara generasi penerus bangsa untuk menghargai dan menghormati jasa dan keteladanan para pendahulu bangsa, Kamis (6/10/2022).

Usai melakukan ziarah, Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa M.Sos mengatakan, kawan kawan ini bagian dari rangkaian HUT Pemprov yang ke 77, jatuh pada 12 Oktober 2022, seperti tahun-tahun sebelumnya salah satu rangkaiannya adalah kita melakukan apel ziarah ke makam Gubernur Soerjo, gubernur Jawa Timur pertama, hari ini kebetulan kita masih pada suasana berkabung duka yang dalam dari insiden Kanjuruhan, maka saya dan tim panitia HUT Pemprov memang memotong beberapa agenda, yang semula seperti sebelum Covid kita menyelenggarakan pesta rakyat, maka tahun ini kita tiadakan pesta rakyat.

Saya mohon maaf karena di dalam flayer undangan yang bisa di akses oleh masyarakat itu menghadirkan Farel, kemudian 3 hari lalu kita musyawarah bukan ditiadakan tapi di tunda untuk penampilan Farel, karena suasana yang kita bangun bagaimana tetap kitmat.

Bahwa tidak ada suka cita yang tidak berseiring dengan duka yang sekarang ini cukup mendalam dari insiden Kanjuruhan, jadi kita menghindari kemungkinan hal-hal yang tidak berseiring dengan suasana duka yang mendalam dari insiden Kanjuruhan.

Untuk pentas budaya misalnya dari Reog Ponorogo tetap, kemudian Nuangsangkal dari Sumenep tetap, tetapi tidak ada pentas seni dengan suasana yang tidak berseiring dengan duka kita atas insiden Kanjuruhan, jadi yang sudah mengakses undangan online disitu memang ada flayer kita mengundang Farel itu sudah keluar izin dari Dinas Pendidikan Banyuwangi, tapi 3 hari lalu kita musyawarah lagi untuk kita tunda kehadiran Farel.

Mohon maaf kepada seluruh yang sudah mengakses undangan secara online, dan berikutnya tentu kita berharap bahwa karena Gubernur Suryo Raden Mas Tumenggung Aryo Suryo ini adalah Pahlawan Nasional, perjuangan beliau, pengorbanan beliau, dedikasi beliau mudah-mudah terus bisa menginspirasi dari perjuangan dan dedikasi kita untuk membangun negeri ini terutama membangun Jawa Timur dan khusus warga Magetan, membangun Magetan terus kita ikhtiarkan lebih baik, lebih makmur, lebih berkeadilan dan seterusnya, saya rasa itu kawan kawan sekalian terimakasih seluruh kebersamaan kita pada hari ini,”ujar Khofifah.

Selanjutnya Gubernur Khofifah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di sekitar makam Gubernur Soerjo.

Ditempat yang sama Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si mengatakan Assalamualaikum Wr. Wb, Ibu Gubernur selamat datang kebetulan hari Ulang Tahun Magetan ini bersama dengan Provinsi, terimakasih atas kehadiran Ibu Gubernur sekaligus Gubernur Suryo ini dulu adalah Bupati Kadipaten Magetan sebelum menjadi Residen Bojonegoro kemudian Gubernur yang pertama di Jawa Timur.

“Tentu kehadiran beliau memberi semangat pada kami, semangat Pahlawan Nasional Gubernur Suryo dan memberikan motivasi kepada kita semua dari pandemi dan mudah-mudahan kita bisa menyongsong kedepan yang lebih baik, demikian kehadiran Ibu Gubernur sekaligus memberi motivasi kepada kami Pemerintah Kabupaten Magetan,”pungkas Suprawoto.

Pos terkait