Beritatrends,Magetan – Kepedulian pemerintah daerah kembali ditunjukkan Bupati Magetan Hj. Nanik Sumantri, Orang nomor satu di Magetan itu turun langsung menjenguk warganya yang tertimpa musibah, Senin (23/2/2026).
Agenda pertama menyasar Suratni, korban kecelakaan kerja pada proyek konstruksi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidomulyo.
Bupati mendatangi kediaman korban di RT16/RW04 Dusun Gondang, Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bunda Nanik menyerahkan santunan sebagai bentuk dukungan moril sekaligus membantu meringankan beban keluarga selama masa pemulihan.
Dengan penuh empati, Nanik menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami warganya. Ia berharap proses penyembuhan Suratni berjalan lancar sehingga bisa kembali beraktivitas.
“Kami turut prihatin atas kecelakaan kerja yang dialami saudara Suratni. Semoga segera pulih dan diberikan kesehatan. Saya berpesan untuk selalu berhati-hati dalam bekerja,” ujarnya.
Tak hanya itu, Nanik juga menyoroti tingginya risiko di sektor konstruksi. Ia secara tegas mengingatkan para pelaksana proyek di Magetan agar menjadikan perlindungan tenaga kerja sebagai prioritas utama.
“Konstruksi memang memiliki risiko kecelakaan kerja yang nyata. Karena itu saya minta pelaksana pembangunan memastikan pekerja diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan agar mendapatkan jaminan perlindungan,” tegasnya.
Sementara itu, Suratni yang masih dalam masa pemulihan mengaku terharu atas perhatian langsung dari kepala daerah.
“Terima kasih banyak Ibu Bupati atas bantuan dan kunjungannya. Kami sangat terbantu,” ucapnya.
Lanjut Sambangi Korban Longsor
Usai dari Sidomulyo, Bupati Nanik melanjutkan kunjungan ke Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan. Di lokasi ini, ia menyambangi Nita dan Tukiran yang terdampak tanah longsor.
Nanik mendengarkan langsung cerita Nita mengenai peristiwa mencekam saat talud penahan rumah setinggi sekitar empat meter ambrol dan merusak dapur serta kamar mandi.
Meski kerusakan cukup signifikan, Nanik menegaskan bahwa keselamatan jiwa harus menjadi hal utama yang disyukuri. Ia juga meminta warga bersabar terkait proses bantuan fisik yang sedang diupayakan.
“Kami hadir memastikan panjenengan tidak sendirian. Mohon bersabar karena bantuan fisik memang perlu proses. Yang paling utama sekarang semuanya selamat,” tuturnya.
Di tengah musibah, semangat gotong royong warga tampak kuat. Sapi milik Tukiran yang kandangnya hancur telah dievakuasi ke kandang tetangga terdekat.
Nita pun menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah.
“Matur nuwun sanget Ibu… mugi njenengan tansah pinaringan kesehatan,” ujarnya.
Sementara Tukiran mengaku bersyukur ternaknya selamat dari timbunan longsor.
Menutup kunjungan, Bupati Nanik mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.
Ia juga memastikan BPBD terus melakukan pendampingan, termasuk pemasangan terpal darurat untuk mengantisipasi longsor susulan.
Kunjungan rangkap ini sekaligus menjadi pesan bahwa aspek keselamatan kerja dan mitigasi bencana harus menjadi perhatian bersama di Kabupaten Magetan.




