Kendaraan Penggangkut Sampah Desa Desa Berjibaku Menuju TPA Milang Asri

Jalan menuju TPA Milang Asri Becek Berlupur Sopir harus ekstra hati hati agar tidak selip

BeritaTrends, Magetan – Kondisi jalan akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Milangasri telah mencapai tingkat yang sangat memprihatinkan, menjadi momok bagi setiap kendaraan pengangkut sampah dari berbagai desa di wilayah Kabupaten Magetan. Sepanjang kurang lebih 100 meter ruas jalan yang menghubungkan jalur utama ke lokasi TPA benar-benar tergenang lumpur dan becek yang dalam, membuat aktivitas pengangkutan sampah menjadi sangat sulit bahkan berisiko tinggi, Selasa (17/2/2026)

Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut sampah dari desa-desa mayoritas merupakan mobil pikap lama yang tidak memiliki kapasitas medan yang kuat seperti kendaraan berat. Para sopir harus berjibaku dan menggunakan berbagai cara hanya untuk bisa mencapai lokasi pembuangan akhir. Tak jarang mereka terpaksa mengemudi mundur dengan sangat hati-hati melewati bagian jalan yang paling parah, atau mencoba mencari celah sempit di atas permukaan berlumpur yang licin dan tidak stabil.

Bahkan, menurut keterangan dari beberapa sopir yang sering melintas di jalan tersebut, beberapa kendaraan pernah hampir terselip dan terjebak dalam lumpur hingga beberapa jam. Kondisi ini tidak hanya menghambat proses pembuangan sampah, tetapi juga membuat jadwal pengangkutan yang telah ditetapkan seringkali terganggu, sehingga berpotensi menyebabkan penumpukan sampah di berbagai titik di desa-desa.

Sorotan atas kondisi jalan yang telah lama menjadi masalah ini akhirnya mendapat perhatian dari LSM Magetan Center. Direktur LSM tersebut, Beni, menyampaikan bahwa kondisi jalan yang tidak layak tempuh ini bukan hanya masalah kecil, melainkan sesuatu yang harus segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Kami telah mengamati kondisi jalan ini selama beberapa waktu terakhir, dan semakin hari kondisinya justru semakin memburuk. Kalau kondisinya seperti itu, selain menghambat kendaraan pengangkut sampah juga bisa membahayakan supir yang harus berkendara dengan penuh ketakutan setiap harinya. Risiko kecelakaan sangat besar, apalagi kalau cuaca sedang tidak mendukung seperti saat hujan turun, lumpurnya akan semakin dalam dan licin,” cetus Beni dengan nada khawatir.

Baca Juga  Suhu di Tanah Suci Mencapai 40 Derajat : Jamaah Haji Jaga Kondisi Fisik

Ia menambahkan, permasalahan jalan ini juga berdampak pada kelancaran sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Magetan. Bila pengangkutan ke TPA terhambat, maka sampah akan menumpuk di tempat pembuangan sementara di masing-masing desa, yang pada akhirnya bisa menjadi sumber penyakit dan merusak lingkungan.

“Kami dengan tegas mengajak Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk memprioritaskan perbaikan atau bahkan pembangunan ulang jalan akses TPA Milangasri ini. Tidak bisa lagi dibiarkan seperti ini, karena ini adalah urusan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat dan kebersihan lingkungan kita bersama,” tegasnya.

Dalam perkembangan yang positif, informasi yang diterima pada siang hari menunjukkan bahwa Wakil Bupati Magetan beserta rombongan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi TPA Milangasri untuk melihat secara mendetail kondisi jalan yang menjadi permasalahan. Selama kunjungan tersebut, mereka tidak hanya mengamati kondisi jalan, tetapi juga berbincang langsung dengan petugas TPA dan beberapa sopir kendaraan pengangkut sampah untuk mendengar keluhan serta masukan mereka secara langsung.

Wakil Bupati Magetan Suyatni dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan kondisi yang ada. Ia menjelaskan bahwa pihak pemkab akan segera melakukan kajian teknis bersama dengan dinas terkait untuk menentukan langkah perbaikan yang paling tepat dan cepat dapat diimplementasikan.

“Kita tidak bisa tinggal diam melihat kondisi jalan yang seperti ini. Kami akan segera koordinasikan dengan berbagai pihak terkait, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan, Dinas Pekerjaan Umum, hingga dinas keuangan untuk menyusun anggaran dan rencana kerja perbaikan jalan ini. Tujuan kita jelas, yaitu agar kendaraan pengangkut sampah dari desa-desa bisa masuk dan keluar dari TPA dengan lancar dan aman,” ucapnya saat berada di lokasi.

Baca Juga  Ketua DPRD Magetan Angkat Balita Stunting sebagai Anak Asuh

Anggota DPRD yang turut hadir juga menyampaikan dukungannya dan berjanji akan mengawal proses perbaikan jalan ini melalui mekanisme pengawasan yang ada di dewan. Mereka berharap bahwa tindakan perbaikan bisa segera dilakukan sebelum kondisi jalan menjadi semakin parah dan berdampak lebih luas bagi masyarakat.

Kini, harapan masyarakat dan pihak LSM tertuju pada komitmen pemerintah daerah untuk segera merealisasikan perbaikan jalan akses TPA Milangasri, sehingga masalah yang telah lama mengganggu bisa segera teratasi dan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Magetan bisa berjalan dengan lebih baik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *