Operasi Bersih-Bersih Rutan Magetan, Ketika Sendok dan Gelas Ikut Diperiksa, Tapi Narkoba Nihil!

Warga Binaan Ruatan Kelas II Magetan Saat antri mau tes urine

BeritaTrend, Magetan — Suasana malam di Rutan Kelas IIB Magetan mendadak riuh namun terkendali pada Kamis, 17 September 2026 tepat pukul 19.00 WIB. Di bawah komando sang Kepala Rutan, Hadi Wijaya, A.Md.IP., S.H., M.Si., sebuah operasi gabungan mendadak digelar bersama aparat penegak hukum dari Polres Magetan dan Kodim 0804 Magetan.

​Bukan sekadar razia biasa, operasi ini menjadi tontonan menarik bagaimana sinergi lintas institusi bekerja tanpa kompromi demi menjaga marwah pemasyarakatan yang bersih dari barang-barang terlarang.

Sisi Unik Razia, Narkoba Nihil, Sendok dan Piring Ikut Diamankan! ​Saat petugas menyisir bilik-bilik kamar hunian warga binaan satu per satu dengan teliti, hasil yang didapat cukup melegakan sekaligus unik. Barang-barang terlarang utama seperti narkoba, handphone, maupun senjata tajam tidak ditemukan sama sekali.

​Kendati demikian, petugas tetap mengamankan sejumlah benda harian yang berpotensi melanggar aturan tata tertib apabila dibiarkan berserakan, di antaranya ​Sendok makan dan alat makan dari logam ​Gelas kaca, ​Korek api serta piring

​“Alhamdulillah, barang-barang terlarang seperti narkoba, handphone, dan sejenisnya tidak kita temukan,” ujar Karutan Hadi Wijaya saat memberikan keterangan pers di hadapan awak media.

Tes Urine Dadakan 30 Warga Binaan & 5 Petugas, Semuanya Negatif!

​Tak berhenti pada penggeledahan fisik kamar, ketegangan berlanjut pada tes urine acak (random). Sebanyak 30 orang warga binaan langsung dites urinenya di tempat. Hasilnya? 100% Negatif!

​Tidak berhenti sampai di situ, bentuk transparansi kepemimpinan ditunjukkan dengan dilakukannya tes urine kepada 5 orang petugas rutan yang turut mendampingi. Hasilnya pun sama: bersih dan negatif!

Peringatan Tegas, “Tidak Ada Kompromi!”
​Menanggapi temuan alat-alat makan dan korek api di kamar warga binaan, pihak rutan langsung memberikan teguran keras. Karutan menegaskan bahwa jika pelanggaran serupa masih diulangi, sanksi disiplin yang jauh lebih berat siap dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga  LSM BARAK NKRI Akan Laporkan Dugaan Korupsi ADD/DD Sukadana Udik Ke APH

​“Kami akan selalu berkomitmen menjaga kondusivitas di Rutan Kelas IIB Magetan. Tidak ada ruang kompromi untuk narkoba, handphone, pungli, maupun pelanggaran lainnya,” tegas Hadi Wijaya menutup wawancara dengan penuh wibawa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *