Puluhan Desa Di Ponorogo Terima Penghargaan Anugerah Desa Wisata

Plt Kadisbuparpora Bambang Wibisono serahkan piagam penghargaan anugerah desa wisata kepada Kades Paringan Suwendi

Beritatrends, Ponorogo – Sekitar 16 desa yang ada di Kabupaten Ponorogo menerima piagam penghargaan anugerah desa wisata tahun 2021 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diserahkan oleh Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ponorogo.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Ponorogo Bambang Wibisono menyampaikan bahwa, pemberian piagam penghargaan anugerah desa wisata tersebut dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI kepada sekitar 16 desa pelaku wisata.

“Sebagai peserta Desa Binaan Kemenparekraf RI Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021. Desa wisata simbol kebangkitan ekonomi nasional ditengah pandemi Covid-19. Disbudparora Ponorogo hanya menyerahkan piagam tersebut dari Kemenparekraf RI kepada 16 desa wisata di Ponorogo. Selamat kepada 16 desa pelaku wisata yang telah meraih penghargaan ini, “kata Bambang Wibisono, Minggu (19/12).

Sementara itu, salah satu penerima penghargaan Kepala Desa Paringan Kecamatan Jenangan, Suwendi mengapresiasi setinggi-tingginya dan mengucapkan terima kasih atas piagam penghargaan anugerah desa wisata tahun 2021 yang diberikan untuk desanya. Selain itu, pihaknya berharap dengan penghargaan yang diterima tersebut, juga diikuti dan diimbangi peran lebih dari Pemkab Ponorogo melalui Disbuparpora kepada desa-desa pelaku wisata.

“Satu misal terkait pemasaran, kita dari desa-desa pelaku wisata membutuhkan promosi yang dibantu oleh Pemerintah Daerah dititik tertentu yang memang menjadi unggulan ke dinas-dinas di lingkung Kabupaten Ponorogo maupun Kabupaten tetangga seperti Madiun, Magetan, Ngawi dan sebagainya. Ini kita butuh sentuhan, bantuan promosi, untuk mempromosikan tentang wisata yang ada di desa kami. Sehingga harapan kami wisata ini betul-betul bisa dikenal dan dikunjungi masyarakat Ponorogo maupun luar Ponorogo. Memang banyak sekarang desa-desa yang membuat desa wisata, disatu sisi itu sama bagus, namun Pemkab harus bisa fokus wisata mana yang layak untuk dipasarkan atau dipromosikan diterima masyarakat, sehingga Pemkab fokusnya disitu. Jadi supaya nanti bisa berhasil, ukuran jelas terukur. Katakanlah ada 16 desa penerima penghargaan ini, misalkan ini dulu dipromosikan, didampingi, dan dibina betul-betul oleh Pemkab, agar kedepannya bisa berkembang. Kalau diratakan dari sekitar 300 desa, saya yakin Pemkab Ponorogo tidak bisa fokus tidak kena sasarannya. Jadi fokus ini biar sasarannya kena dan tujuannya dari desa-desa pelaku wisata ini tercapai, “pungkasnya.

Baca Juga  DLH Rohil : Lakukan Penataan Taman Jembatan Pedamaran 1 Sebagai RTH danĀ  Wisata Alternatif Bagi Masyarakat

Pos terkait