Rawat Perikanan dan Peternakan, Rutan Magetan Perkuat Ketahanan Pangan Warga Binaan

Beritatrends.co.id, Magetan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui kegiatan perawatan dan pemeliharaan sektor perikanan dan peternakan, Jumat (25/9).

Kegiatan yang dilaksanakan di area brandgang Rutan Magetan tersebut melibatkan 4 Warga Binaan dengan pendampingan petugas pembinaan kemandirian. Perawatan dilakukan pada sejumlah program yang dikembangkan Rutan, meliputi budidaya ikan lele, gurame, serta peternakan ayam Kuntara.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan bersama petugas melakukan sejumlah aktivitas perawatan, mulai dari pemberian pakan, pembersihan kolam, pengecekan pertumbuhan ikan, hingga pemeliharaan rutin pada area peternakan. Kegiatan ini dilakukan secara berkala untuk menjaga keberlangsungan program sekaligus memastikan sektor perikanan dan peternakan dapat terus dimanfaatkan secara optimal.

Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Magetan, Galogo Sakti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Rutan Magetan dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan.

“Perawatan perikanan dan peternakan ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan kemandirian. Kami terus mendukung Warga Binaan agar mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal positif setelah menyelesaikan masa pidananya,” ujar Galogo.

Program tersebut juga selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).

Bagi Warga Binaan, keterlibatan dalam kegiatan perawatan memberikan pengalaman langsung dalam mengelola sektor perikanan dan peternakan. Warga Binaan berinisial A mengaku kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru selama menjalani masa pidana.

“Di sini kami belajar bagaimana merawat ikan dan ayam, mulai dari memberi pakan sampai menjaga kebersihan dan pertumbuhannya. Semoga keterampilan yang kami dapat bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” ungkap A.

Baca Juga  Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo, Hadiah Satu Abad NU

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Magetan berupaya menjadikan lahan yang tersedia sebagai ruang produktif untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian. Dengan keterlibatan aktif Warga Binaan dan pendampingan petugas, program perikanan dan peternakan diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi proses reintegrasi Warga Binaan ke tengah masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *