BeritaTrends, Magetan – Poli Saraf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayidiman Magetan menyajikan pelayanan kesehatan yang fokus pada menangani berbagai keluhan terkait sistem saraf, dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemahaman terhadap bidang neurologi.
Neurologi adalah cabang kedokteran yang menangani sistem saraf pusat, sistem saraf perifer, serta berbagai penyakit yang berkaitan dengan saraf.
Beberapa contoh keluhan dan penyakit yang dapat diperiksa dan dirawat di sini antara lain strok, kejang, pusing berputar, dan nyeri bahu (boyok).
Semua keluhan yang berkaitan dengan saraf, baik pusat maupun perifer, menjadi fokus layanan di poli ini.
Gedung Baru untuk Kenyamanan Pasien Mengingat sebagian besar pasien yang datang adalah lansia dan memiliki disabilitas, pihak rumah sakit telah menyediakan gedung baru yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan.
Ruang tunggu yang lebih luas dan suhu yang lebih dingin menjadi unggulan utama, karena kondisi tersebut sangat diperlukan untuk kenyamanan pasien dengan masalah saraf.
Sebelumnya, ruang tunggu lebih sempit dan berlokasi di luar, sehingga dengan adanya gedung baru, pasien beserta keluarga dapat merasa lebih leluasa selama menunggu atau menjalani pelayanan.
Volume Kunjungan dan Tenaga Medis Estimasi jumlah kunjungan pasien dari Senin hingga Jumat mencapai 80-100 orang per hari.

Poli Saraf ini memiliki tiga dokter spesialis neurologi, yaitu Dokter Bambang, Dokter Titian Rahma, dan Dokter RR Paramita Nurina Putri.
Namun, untuk tahun ini, Dokter Titian Rahma sedang melanjutkan pendidikan fellowship bidang neurointervensi di Universitas Diponegoro Rumah Sakit Karyadi selama satu tahun ke depan, sehingga pelayanan saat ini diperkuat oleh Dokter Bambang dan Dokter Paramita.
Selain konsultasi dan penanganan dasar, poli ini juga menyediakan berbagai pemeriksaan lanjutan yang khusus untuk mengevaluasi kondisi sistem saraf, antara lain:
1. EEG (Elektroensefalografi): Digunakan untuk mendeteksi epilepsi, kejang, gangguan otot, serta gangguan pada otak seperti ensefalopati.
2. BAEP (Brainstem Auditory Evoked Potential): Berguna untuk mendeteksi gangguan pada saraf nervus delapan atau struktur otak, terutama pada pasien dengan keluhan vertigo atau gangguan keseimbangan.
3. EMG (Elektromiografi): Dilakukan untuk menilai kondisi sistem saraf perifer, terutama pada pasien yang mengalami keluhan kesemutan atau nyeri pada tangan dan kaki.
Dokter RR Paramita Nurina Putri, spesialis neurologi di Poli Saraf RSUD Sayidiman Magetan, menyampaikan bahwa upaya ini bertujuan untuk memberikan akses layanan kesehatan saraf yang berkualitas dan nyaman bagi masyarakat Magetan dan sekitarnya.
“Apakah Anda ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang gejala awal penyakit saraf yang perlu diwaspadai atau cara pendaftaran pelayanan di Poli Saraf RSUD Sayidiman Magetan?,”pungkas RR Paramita Nurina Putri.





