Senyum Ceria Warnai Penyerahan 500 Sertifikat Tanah PTSL

Bupati Magetan saat menyerahkan Sertifikat PTSL di Desa Belotan Kecamatan Bendo.

Beritatrends, Magetan – Ratusan warga di Desa Belotan, Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan tersenyum ceria, setelah mendapatkan sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

Sertifikat diserahkan Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto SH. M.Si dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Magetan,  Bambang di Pendopo Desa Belotan, Rabu, (13/7/2022).

Hal ini dalam rangka mendukung program strategis nasional khususnya kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), di mana pada 2025, Presiden RI Joko Widodo menargetkan semua bidang tanah di seluruh Indonesia harus sudah bersertifikat.

Target Program Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Magetan sampai saat ini sudah mencapai sekitar 75 persen, yang disampaikan oleh Bupati Magetan, Dr. Drs. H. Suprawoto SH.,M.Si.

Fihaknya menyampaikan dalam pemaparanya saat penyerahan sertipikat massal di Desa Belotan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, yang berlangsung di Pendopo Kantor Desa Setempat, Rabu (13/07/2022)

“Bahwa di Kabupaten Magetan sendiri sudah mencapai 75 persen bidang tanah yang sudah bersertifikat, dan ATR/BPN ditahun 2024 mendatang di Magetan sendiri ditargetkan sudah 100 persen semua bidang tanah sudah bersertifikat. Ini termasuk program kami saat awal menjabat Bupati,” tutur Bupati Magetan.

“Di Belotan ini sendiri terdapat kurang lebih ada 1079 bidang tanah yang diikutkan program PTSL, dan hari ini kita serahkan kepada pemilih kurang lebih sebanyak 500. Dengan program PTSL ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mensertifikatkan tanahnya, karena program ini sangat mudah, sebab dari Pemerintah Kabupaten Magetan tidak menarik pajaknya, dan biaya sangat ringan karena ada bantuan dari pokmas yang menginisiasi, masyarakat hanya cukup membiayai Oprasionalnya saja, dan perlu ketahui kalau mengurus sendiri biaya juga lebih mahal,”ungkapnya

“Setelah ini, saya berharap kepada masyarakat simpan dengan baik, dan jika digunakan untuk agunan, gunakanlah dengan hal yang positif setidaknya untuk usaha atau modal yang menjadikan pemasukan ekonomi yang lebih baik.”pungkasnya.

Pos terkait