Beribu Cara Untuk Mendapatkan Job Jasa Penata Rias

 Ilustrasi saat merias wajah

Beritatrends, Magetan – Memperbarui wawasan mengenai dunia tata rias merupakan hal mutlak bagi seorang make up artist (MUA). Semua tidak lepas dari ketatnya persaingan di dunia tata rias. Jadi dalam kondisi pandemi sekalipun, mereka tetap berusaha mencari hal baru agar terus eksis.

Peluang untuk menekuni usaha di bidang jasa penata rias kini sangat terbuka. Kondisi saat ini berbeda jauh dari beberapa tahun lalu. Dulu, profesi perias kerap dianggap buang-buang waktu karena hanya laku saat musim hajatan tiba.

Seiring berkembangnya zaman, ternyata kebutuhan untuk tenaga perias sangat banyak. Alasannya sederhana, setiap wanita ingin tampil cantik. Dan jika mereka tidak bisa merias diri sendiri, mereka memerlukan bantuan dari para penata rias.

Misalnya ketika ada fashion show, aneka lomba dan berbagai acara pesta lainnya. Menariknya, tren untuk menggunakan jasa penata rias tidak hanya datang dari perempuan, tapi kaum pria pun perlu dirias hanya saja biasanya lebih simpel.

Ada gula ada semut. Demikian juga dengan persaingan bisnis penata rias. Berkembangnya permintaan jasa merias wajah, membuat makin banyak juga para pemain bisnis ini. Persaingan pun jadi ketat.

Make up artist atau MUA di Instagram, ada berbagai pilihan tersedia sesuai di kota masing-masing. Dibutuhkan kiat khusus dari para mereka agar bisa bertahan di tengah persaingan.

Persaingan bisnis make up artist di Indonesia sedang booming, tapi semakin banyak semakin tertantang kita untuk lebih baik, kalau kita bagus memberikan kepuasan kepada pelanggan, rezeki pun akan mengalir begitu saja. Penduduk Indonesia sekarang ingin tampil cantik dan modis makanya banyak yang jadi penata rias karena banyak yang ingin tampil beda di setiap acara

Baca Juga  2 LSM Berkomentar Terkait RDP Tentang Dereksi Vs Karyawan PDAM Lawu Tirta Kenaikan Gaji Yang Njomplang

Pengalaman salah satu perias di Magetan yang tak mau di sebut namanya mengatakan, pihaknya awalnya banyak pesanan, namun saat di konfirmasi ulang tiba-tiba sudah beralih ke perias yang lain.

“Selidik punya selidik ternyata dengan persaingan yang ketat ini, ternyata banyak cara bagaimana caranya riasannya bisa laku dan mengalahkan para perias yang lainnya, ada yang menggunakan promosi secara on line, ada yang menggunakan calo dari grup Gambiyong yang mendatangi calon pengantin dengan imbalan apa bila bisa mendapatkan job tersebut akan mendapatkan imbalan sekian persen dari harga kesepakatan dan mereka para calo menjamin pada acara akan sukses,”pungkasnya.

Pos terkait