Bupati Ngawi Siapkan Bonus Atlet Peraih Medali Popda XV, Mulai Rp 10 Juta Hingga Rp 25 Juta

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono menyalakan api dengan obor api abadi ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur, Kamis (5/11/2026).

 

Beritatrends Ngawi –Pemkab Ngawi menyiapkan bonus bagi atlet berprestasi yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur.

yang diselenggarakan di Kabupaten Ngawi. Pemerintah Kabupaten Ngawi menyiapkan bonus mulai Rp 10 juta hingga 25 juta bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali emas, perak, maupun perunggu

Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, mengungkapkan besaran bonus yang disiapkan yakni Rp25 juta untuk peraih medali emas, Rp15 juta untuk perak, dan Rp10 juta untuk perunggu. Namun bonus itu akan diberikan pada tahun depan.

“Bonusnya saat ini belum dianggarkan. Karena target perolehan secara presisi belum kita ketahui, nanti kita masifkan di perubahan anggaran tahun 2027,” ungkap Ony usai kegiatan Kirab Api Abadi, Kamis (5/11/2026).

Orang nomer satu di Pemkab Ngawi itu menjelaskan, penghitungan bonus nantinya akan didasarkan pada jumlah medali yang berhasil diraih atlet, termasuk perhitungan bagi ofisial yang turut mendampingi perjuangan kontingen.

“Diitung dari perolehan medali, kepada ofisial berapa. Nanti akan dihitung. Emas Rp25 juta, perak Rp15 juta, perunggu Rp10 juta,” jelas Ony.

Tak hanya itu, Bupati Ony juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur, serta jajaran panitia Kabupaten Ngawi yang telah bekerja menyukseskan POPDA XV dan PEPARPEDA III di Kabupaten Ngawi.

Bagi Ony, Kabupaten Ngawi yang menjadi tuan rumah ajang olahraga tingkat provinsi merupakan momentum bersejarah. Terlebih, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 8.000 atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Baca Juga  Polrestabes Medan Dikabarkan Akan Periksa Wartawan Yang Memberitakan Korban Pencurian Memeras Maling Rp250 Juta

‘Untuk itu semangat sebagai tuan rumah tidak hanya tercermin dari suksesnya penyelenggaraan pertandingan. Tetapi juga dari pelayanan, fasilitas, hingga dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat, ” kata

Tak hanya itu perhelatan popda juga menjadikan perputaran ekonomi di sektor perhotelan, akomodasi, rumah makan terus meningkat.

“Kami bersyukur menjadi tuan rumah. seluruh hotel, akomodasi, rumah, dan perputaran ekonomi juga luar biasa terjadi di Kabupaten Ngawi,” demikian Ony.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *