Bursa Event Tanaman Hias di Blitar Ditutup

Bursa Event Tanaman Hias Ditutup oleh Sekda dan Ketua DPRD Kabupaten Blitar

Beritatrends, Blitar – Bursa Event Tanaman Hias yang berlangsung selama 6 hari di Kabipaten Blitar resmi ditutup. Penutupan sekaligus di gelarnya Kontes dan Lelang Tanaman Hias, Minggu (16/07/2023).

Penutupan Sekaligus Kontes dan Lelang Tanaman Hias di hadiri Sekda Kabupaten Blitar Izul Mahrom, Ketua DPRD Suwito Saren Satoto, Asisten II Krisna, Kepala Dinas RTH, dan Kepala Dinas Pertanian Wawan.

Sedangkan Peserta Kontes hadir dari luar daerah Blitar bahkan dari Jawa Tengah dan Tangerang.

Sekda Kabupaten Blitar Izul Mahrom katakan bahwa kontes tanaman hias luar biasa bagusnya, dan di gelar Paguyuban Plat AG.

“Kalau acara seperti ini di gelar secara rutin, tentu akan lebih bobot bibitnya bagaimana kita menyiapkan tanaman hias, dan menarik pariwisata semakin tinggi. Karena permintaan dari luar semakin tinggi terutama dari luar negeri.”kata Sekda.

Lanjutnya, kita punya potensi daerah yang subur. Tanaman hias cukup banyak dan punya SDM. Kemudian pecinta tanaman juga banyak, tinggal memaksimalkan potensi tersebut.

“Seperti contoh disampaikan stand Tanaman hias Kuping gajah sudah mulai di ekspor ke Amerika, bahkan ada permintaan dari Timur Tengah. Ini tinggal kita menjaga kualitas untuk permintaan ekspor tersebut dan itu tantangan kita.” Ujarnya.

Sekda sampaikan, jika di lihat pada pameran yang di selenggarakan selama seminggu ini sudah terjadi transaksi ratusan juta. Belum pada transaksi pada hari puncak acaranya tentu jauh lebih besar.

“Ini harus kita pertahankan dan tingkatkan perawatan terhadap tanaman hias ini, agar menjadi bagian potensi ekonomi dari wilayah Blitar dan sekitarnya. Karena Daerah kita ini agropolitan, termasuk tanaman hias seperti ini,”ucap Sekda.

Baca Juga  Pemdes Gunung Rejo Dengan Karang Taruna Desa Gelar Perlombaan Gebyar HUT Pesawaran

Terkait pembinaan kepada para petani tanaman hias, kata Sekda itu merupakan bagian dari Dinas pertanian dan tenaga ahli disana cukup banyak. “Kita beri kesempatan Dinas pertanian untuk melakukan pembinaan,”pungkasnya.

Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito Saren Satoto yang ikut hadir bersama istri mengatakan bahwa event itu Cukup bagus, dan produktif.

“Ada lelang, pameran yang bertujuan memperkenalkan, sekaligus membuka peluang pasar dan ekonomi. Bagus nya giat ini rutin setiap tahun, karena masing-masing Peserta akan punya gambaran untuk nuansa yang lain dari tahun ini.” jelas Ketua DPRD.

Menurutnya itu membuka hal baru, karena tanaman hias punya segmen khusus, dan itu menurutnya merupakan salah satu peluang bisnis sangat terbuka.

“Seperti tanaman hias banyak di butuhkan buat tempat-tempat wisata. Kemudian ada peluang untuk di ekspor. Pemerintah Daerah harus hadir untuk membantu para petani tanaman hias ini. Karena ini bagian dari upaya pemerintah untuk menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat. Jadi, Pemda harus membantu memfasilitasi dan mendorong, sedangkan para petani tanaman hias ini juga harus punya jaringan pasar, tidak hanya memunculkan produknya saja.”bebernya.

Sedangkan Salah satu penggagas acara, yakni Tugas Naggolo Yudo Dili Prasetiono atau yang akrab di panggil Bagas menjelaskan bahwa Kontes tanaman hias merupakan salah satu wadah dari para pecinta tanaman hias atau bunga untuk bisa saling bertemu dan berdiskusi terkait dengan tanaman yang saat ini diminati oleh masyarakat.

Selain itu juga untuk mengapresiasi para pemilik tanaman bunga atau tanaman hias guna menunjukkan kualitas dari tanamannya.

“Saya rasa ini adalah salah satu wadah bagi para pecinta tanaman agar terus bisa berkarya lewat acara seperti ini. Ini bukan hanya sekedar kontes untuk memilih juara tanaman yang terbaik tetapi ini salah satu wadah bagi masyarakat untuk terus bisa melestarikan alam melalui tanaman hias.” ucap Bagas yang juga tanaman hias.

Baca Juga  Tak Diragukan Lagi, Karya Desainer RJP Asal Sampang Torehkan Juara Best Costume

Bagas pun berharap dengan adanya kontes, mampu menarik banyak masyarakat untuk berkunjung ke RTH Kanigoro.

“Ini bisa menjadi event tahunan di Kabupaten Blitar. Tentunya hal ini juga bisa membantu UMKM, karena bisa ikut berjualan di arena kontes ini,”pungkas Bagas.

Pos terkait