Gebyar Vaksinasi, Bupati Magetan Ikut Terima Vaksin Booster Kedua

Beritatrends, Magetan – Presiden Jokowi secara resmi telah mencabut PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sejak 30 Desember lalu, meski begitu pemerintah masih terus gencar untuk percepatan vaksinasi di setiap daerah, begitu juga di Kabupaten Magetan.

Dalam kegiatan bertajuk “Gebyar Vaksinasi Serentak” ini, Bupati Magetan Suprawoto ikut menerima vaksin booster keduanya, di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan, Jumat (13/1/2023).

Adapun gebyar vaksin pada hari ini, selain Bupati, sebanyak 400 lebih dosis vaksin jenis pzifer telah diterima oleh warga Magetan, termasuk lansia, dan siswa sekolah juga mendominasi.

Menurut keterangan dari Kepala Dinkes Magetan dr. Rohmat Hidayat, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantiyo, bahwa ketersediaan vaksin di Magetan masih aman.

Per hari ini, (13/1/2023), Dinkes Magetan masih mengantongi stok vaksin sejumlah 1.732 dosis. “Untuk vaksin jenis pzifer sejumlah 1.554 dosis, sedangkan sisanya 178 dosis vaksin sinovac bagi disabilitas,” papar Suwantiyo.

Pihaknya mengaku bahwa saat ini Magetan masih belum melampaui capaian vaksin untuk dosis ketiga atau booster, dimana baru menyentuh angka 27%. Untuk itu, Pemkab Magetan terus menggenjot capaian vaksin agar terus meningkat, mengingat peminat vaksin yang menurutnya sudah menurun, terlebih saat ini PPKM telah resmi dicabut.

Bupati Suprawoto berharap adanya kerja sama dari berbagai pihak untuk mempercepat vaksinasi, yakni dengan hadir di fasilitas kesehatan (faskes) terdekat untuk menerima vaksin.

“Untuk menaikkan capaian perlu adanya kerja sama. Kami juga terus mengingatkan bahwa vaksin itu adalah pencegahan. Jadi harapan kita masyarakat dapat memperkuat diri karena protokol kesehatan mulai longgar, dimana yang paling bisa melindungi saat ini adalah vaksinasi,” tutur Bupati.

Demikian halnya dengan arahan dari Polda Jatim yang disampaikan melalui zoom meeting bersamaan dengan gebyar vaksinasi, bahwa pihaknya mengarahkan agar masyarakat terus meningkatkan perlindungan diri melalui vaksinasi. Hal tersebut guna mempercepat agar kasus Covid-19 di Indonesia dapat segera berakhir.

Pos terkait