Beritatrends,Pesawaran – Kondisi gedung workshop kejuruan Desain Model dan Tekstil di lingkungan Balai Latihan Kerja (BLK) wilayah kabupaten pesawaran menuai sorotan. Bangunan yang seharusnya menjadi pusat pembelajaran dan pelatihan keterampilan tersebut kini diduga mengalami penurunan kondisi dan tidak aktif fungsi nya yang memprihatinkan, hingga banyak pihak menilai bangunan tersebut telah berubah wujud layaknya gedung tua yang terbengkalai.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (31/5), tampak jelas dilihat dari Rimbunan Rumput yang sudah menjulang tinggi hampir menutupi permukaan Gedung tersebut sehingga pemandangan nya sangat terlihat kumuh pada struktur bangunan. Dinding luar terlihat kusam, beberapa sisi, serta tumbuh tanaman liar di bagian depan gedung tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Bagian lantai di ruang kerja utama pun terlihat kotor dan sepertinya tidak di fungsikan sementara fasilitas pendukung seperti instalasi listrik diduga sudah lama tidak mendapatkan pemeliharaan menyeluruh.
Salah satu warga pampangan yang berinisial,(w s) mengatakan kalau gedung ini aktif hanya kurang lebih 2 tahun dari gedung ini di bangun dirinya pun melihat dari jln lintas yang didepan gedung tersebut Dirinya melihat,suasana di dalam gedung terlihat kotor dan penuh debu . ” Dan seperti tidak terlihat Peralatan menjahit dan alat desain sebenarnya masih berfungsi tidak, tjelas nya
Kondisi ini pun dinilai sangat kontras dengan fungsi gedung tersebut sebagai pusat pengembangan keterampilan tenaga kerja di bidang fesyen dan tekstil, yang seharusnya memiliki fasilitas modern dan representatif. Aktivitas pelatihan yang aktif jika terus terusan seperti ini bangunan yang menghabiskan anggaran ratusan juta ini dengan kondisi struktural bangunan yang dipertanyakan.bsngunan ini milik siapa
Sementara ketua Dewan pimpinan cabang (DPC) persatuan pewarta warga Indonesia (PPWI) kabupaten pesawaran menanyakan terkait fungsi dari bangunan yang diduga dari anggaran APBN melalui Kemenkes RI yang diduga salah satu aspirasi Anggota Dewan propinsi Lampung yang masih aktif,jelasnya
Hal ini jadi pertanyaan besar karena sejauh ini juga belum tahu gedung ini milik siapa milik Pemkab pesawaran ataupun milik dinas propinsi atau juga bisa jadi milik pribadi hingga gedung itu sampai disia siakan ,terang nya
Dirinya pun meminta Dinas terkait untuk turun dan kroscek keberadaan gedung ini dan kedudukan nya gedung ini di naungan pemkab pesawaran atau dinas propinsiLampung,imbuh nya
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola Balai Latihan Kerja belum Dapat dimintai penjelasan resmi terkait penyebab kurangnya pemeliharaan gedung ini maupun rencana perawatan depannya dan sekaligus pungsi nya. Masyarakat berharap instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan menyeluruh dan perawatan, agar gedung ini kembali layak pakai dan tidak hanya menjadi bangunan tua yang seperti saat ini , melainkan tetap berfungsi optimal sebagai sarana mencetak tenaga kerja terampil.





