Ponorogo, beritatrends.co.id — Ketersediaan jaringan listrik yang aman dan layak menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian serius dari Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo dalam pelaksanaan program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon. Upaya tersebut terlihat pada pengerjaan instalasi listrik di rumah milik Ibu Parmi, warga Dukuh Gupit, yang dilakukan secara gotong royong oleh anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat, Rabu (12/8/26).
Pada kegiatan yang berlangsung hari ini, tampak dua personel Satgas TMMD ke-129 bekerja bersama sejumlah warga memasang instalasi listrik baru di rumah yang sedang direhabilitasi tersebut. Pekerjaan diawali dengan membuat jalur kabel tanam pada dinding bangunan agar instalasi lebih rapi dan aman. Setelah itu dilakukan pemadaman aliran listrik sementara guna menghindari risiko kecelakaan kerja, sebelum dilanjutkan dengan pemasangan jaringan listrik ke seluruh bagian rumah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan rumah yang telah direhabilitasi tidak hanya layak huni dari sisi bangunan, tetapi juga memiliki fasilitas pendukung yang memenuhi standar keamanan bagi penghuninya.
Menurut Suparman (54), warga setempat yang dipercaya membantu proses pemasangan instalasi listrik karena memiliki keahlian di bidang tersebut, pekerjaan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan ketahanan penggunaan dalam jangka panjang. Pria yang telah belasan tahun berpengalaman sebagai tukang instalasi listrik itu menjelaskan bahwa seluruh jaringan utama menggunakan kabel berjenis NYA 2,5.
“Instalasi listrik di rumah Ibu Parmi ini menggunakan kabel utama ukuran 2,5. Tujuannya agar lebih aman dan tahan lama. Karena penghuni rumah nantinya tidak ada yang memiliki kemampuan memperbaiki instalasi listrik sendiri, maka sejak awal dibuat dengan spesifikasi yang kuat sehingga lebih awet dan meminimalkan risiko kerusakan,” ujar Suparman saat ditemui di lokasi pekerjaan.
Ia menambahkan bahwa kualitas instalasi listrik menjadi bagian penting dalam sebuah rumah tinggal. Selain menunjang kebutuhan sehari-hari, instalasi yang terpasang dengan baik juga dapat mengurangi potensi gangguan maupun bahaya yang disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik.
Sementara itu, di lapangan terlihat semangat kebersamaan yang terus terjaga antara anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo dengan masyarakat Desa Bulu Lor. Kolaborasi tersebut tidak hanya terlihat pada pemasangan instalasi listrik, tetapi juga dalam berbagai pekerjaan fisik lainnya yang menjadi sasaran program TMMD. Warga bersama personel Satgas saling membantu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan demi mempercepat pencapaian target yang telah ditetapkan.
Program TMMD ke-129 di Desa Bulu Lor sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik berupa rehabilitasi rumah warga, perbaikan sarana dan prasarana, serta infrastruktur pendukung lainnya. Berbagai kegiatan nonfisik juga diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk peningkatan pengetahuan dan wawasan di berbagai bidang kehidupan. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi warga desa.
Dengan menyentuh berbagai kebutuhan dasar masyarakat, baik melalui pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik, TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo menjadi salah satu upaya nyata memperkuat kesejahteraan masyarakat pedesaan. Pemasangan instalasi listrik yang aman di rumah milik Ibu Parmi menjadi bagian dari komitmen tersebut, sehingga hasil rehabilitasi rumah tidak hanya memberikan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi penghuninya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.





