Magetan Jaring Atlet Untuk Popda Jatim

Beritatrends.co.id, Magetan — Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Magetan mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026. Sebanyak sekitar 200 pelajar dari berbagai sekolah mengikuti seleksi terbatas atletik di Stadion Yosonegoro, Magetan, Kamis (17/9/2026).

Seleksi tersebut digelar Pengkab PASI Magetan bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Magetan. Para peserta disaring berdasarkan capaian waktu maupun hasil pengukuran dalam nomor lomba yang diikuti.

Ketua PASI Kabupaten Magetan Wahyu Kurniawan mengatakan, seleksi menjadi tahapan awal untuk membentuk tim atletik yang akan dikirim ke Popda Jatim 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober mendatang.

’’Kita mengadakan seleksi atlet-atlet Kabupaten Magetan untuk persiapan Popda Jawa Timur yang terdekat, yakni Oktober. Nanti dipilih lima atlet terbaik untuk mewakili Magetan,’’ ujarnya.

PASI membuka seleksi untuk sejumlah nomor. Mulai lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 5.000 meter, jalan cepat 5.000 meter, lompat jauh, lempar lembing, hingga tolak peluru. Peserta putra dan putri memiliki kesempatan mengikuti nomor sesuai ketentuan regulasi.

Penentuan atlet dilakukan berdasarkan hasil capaian masing-masing. Untuk nomor lari, misalnya, catatan waktu menjadi salah satu indikator utama. Sementara nomor lompat dan lempar dinilai berdasarkan hasil jarak yang dicapai.

Menariknya, jumlah peserta yang hadir mencapai sekitar 200 orang. Angka tersebut diakui Wahyu berada di atas perkiraan PASI sebelumnya.

’’Ini perwakilan dari sekolah masing-masing. Kemarin sudah kami umumkan melalui media sosial, komunitas lari, serta berkoordinasi dengan pihak terkait. Ternyata yang hadir sekitar 200 peserta. Ini luar biasa dan melebihi ekspektasi,’’ katanya.

Untuk Popda Jatim 2026, peserta harus memenuhi ketentuan usia dan regulasi pertandingan. Salah satunya merupakan pelajar kelahiran 2009 dan seterusnya. Dengan ketentuan tersebut, penjaringan diarahkan untuk menemukan atlet muda yang masih memiliki ruang panjang dalam pembinaan.

Baca Juga  Pelatihan Packaging dan Pangkas Rambut, Bupati : Jadilah Pengusaha Sukses

Selain Popda, proses penjaringan juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. Untuk ajang tersebut, regulasi usia peserta menggunakan ketentuan tersendiri.

PASI berharap seleksi tidak berhenti pada pemilihan atlet untuk satu kejuaraan. Para atlet yang memiliki potensi diharapkan masuk dalam program pembinaan dan latihan secara berkelanjutan.

’’Harapannya dari sini lahir atlet-atlet muda berprestasi yang bisa mengharumkan nama Magetan. Atlet Magetan bisa berprestasi di Jawa Timur,’’ tandas Wahyu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *