Masyarakat Keberatan Dengan Naiknya Biaya Pelayanan Kebersihan Yang Diterapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan

Saat Petugas kebersihan memungut sampah rumah tangga

Beritatrends, Magetan – Hak untuk hidup sehat adalah salah satu hak asasi yang dimiliki oleh setiap manusia yang lahir di dunia ini. Keberadaan negara dimana salah satu fungsinya adalah menjamin bahwa setiap warga negaranya berhak mendapatkan hak asasi tersebut, termasuk diantaranya adalah hak untuk hidup sehat.

Hidup sehat dicirikan salah satunya adalah dengan terciptanya lingkungan yang bersih serta terawat. Atas dasar itulah adalah suatu kewajiban bagi penyelenggara pemerintahan dimana dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Magetan, untuk menyediakan fasilitas publik ini sepenuhnya untuk masyarakat secara gratis.

Akan tetapi kenyataan yang terjadi di masyarakat berbanding terbalik dengan narasi tadi. Biaya yang dibebankan pemerintah terhadap masyarakat semakin meningkat dari tahun ke tahun, dari sebelumnya dikisaran angka Rp 700.000 an menjadi kisaran angka Rp 4.000.000 an tiap bulan. Kenaikan yang fantastis di tengah kondisi perekonomian yang sangat rapuh ini.

Menurut saudara Nanang selaku ketua kelompok kebersihan di lingkungan kelurahan Rejosari, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan Jawa Timur, mengatakan kenaikan ini sangat memberatkan, padahal niat tulus tujuan pembentukan kelompok kebersihan ini adalah semata mata untuk mengorganisir, agar kebersihan di lingkungan kami selalu terjaga dan sehat.

“Akan tetapi kenyataannya kami dianggap sebagai sapi perah bagi dinas, yang tiap tahun kami selalu menuruti setiap perintah dan petunjuk yang diberikan, kenyataannya kami semakin di injak injak,ā€¯jelasnyanya.

Oleh karena itu karena kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama, maka alangkah bijaknya jika pemerintah kelurahan, kecamatan turut hadir untuk mengatasi masalah baru ini.

“Adalah suatu keniscayaan apabila semua pihak turut serta berpartisipasi untuk mengatasi masalah ini, maka permasalahan ini akan terselesaikan dengan baik, dan semoga bisa berbuah prestasi yang membanggakan untuk kecamatan, kelurahan serta warga masyarakat,”pungkasnya.

Baca Juga  PPWI Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu di Darul Aytam Al-Aziziyyah Bekasi

Pos terkait