Mometum Maulid Nabi 1444 H, Bupati Rohil Ajak Masyarakat Jadikan Rasulullah Sebagai Suri Tauladan

Peringati Maulid Nabi 1444 Hijriyah, Bupati Rohil Ajak Masyarakat Jadikan Rasulullah Sebagai Suri Tauladan

Beritatrends Rohil – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H / 2022 M, Selasa 25 Oktber 2022 Pkl 19 : 30, malam di halaman Kantor BPKAD Rohil, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi,

Bupati Rohil Afrizal Sintong, S.IP dalam sambutannya menyampaikan kepada warga Rohil, khususnya umat Islam, untuk terus meneladani riwayat perjalanan Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, Bupati mengaku bersyukur, karena pada peringatan Maulid Nabi kali ini, masyarakat Rohil sangat begitu antusias menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H.

Malam ini saya sangat bersyukur dan bangga, karena masyarakat Rohil sangat antusias berkumpul disini dalam rangka mengikuti dan menghadiri Peringatan Maulid Nabi. Ini sangat luar biasa, semoga kita semua senantiasa mendapat Ridho dari Allah SWT, ” ujar Bupati.

Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat Rohil agar melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dapat saling mempererat rasa persaudaraan dan persamaan antar sesama masyarakat Rohil.

Alhamdulillah, kita masih dapat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, melalui momentum ini, saya mengajak kepada seluruh masyarakat Rohil, mari kita saling mempererat persaudaraan, saling menjaga rasa kebersamaan untuk kemajuan Kabupaten Rohil,” ajaknya.

Dalam acara tersebut, masyarakat Rohil terlihat begitu antusias dan semangat menyaksikan sekaligus mendengarkan tausiyah yang disampaikan oleh da’i kondang asal Bagansiapiapi, Ustadz Jefri.

Maulid Nabi Muhammad tersebut tampak dihadiri Wakil Bupati Rohil H. Sulaiman, SS, MH, Sekretaris Daerah Rohil Ferry H. Parya, Asisten I Pemkab Rohil, Kasi Pidsus Kejari Rohil Herdianto SH MH, Para Kepala OPD, seluruh pegawai dan staf di lingkungan Pemkab Rohil, Tokoh Masyarakat, para santri/santriwati pondok pesantren.

Baca Juga  Sejarah, Raja Urung Liang Melas (Pulu Samperaya) Pada Zaman Kolonial Belanda Kuasai Tanah Karo¬†

Pos terkait