Nuzulul Qur’an 1443 H di Masjid Agung Baitussalam Magetan Jawa Timur.

Beritatrends, Magetan – Dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1443 H, Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Tablig Qur’an yang bertempat di Masjid Agung Baitussalam Magetan, Jawa Timur. Senin (18/04/2022) pagi.

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1443 H, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setdakab Magetan melaksanakan pembukaan Khotmil Qur’an.

Khotmil Qur’an dalam rangka Nuzulul Qur’an tahun 2022 ini sebagai wahana dan sarana untuk ajang silaturahmi, kegiatan ini pula bertujuan untuk meningkatkan keimanan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat yang ada di Magetan, Jawa Timur.

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto., SH. M.Si menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar tablig Qur’an yang dilaksanakan di Masjid Agung Baitussalam Magetan mulai pagi hari ini. Senin (18/04/2022)

“Kegiatan ini nanti dilanjutkan dengan ceramah yang mengambil penceramah ustadz asli Magetan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Magetan,” jelas Bupati Magetan.

Walaupun pemerintah telah memberikan banyak kelonggaran seperti kegiatan kali ini namun untuk mencegah penyebaran covid-19 protokol kesehatan selalu diterapkan.

“Dengan mengambil penceramah asal Magetan ini memiliki tujuan agar apabila yang datang itu terlalu ramai dengan tidak mengurangi makna acara dan tidak lepas dari tujuan acaranya maka perlu melakukan kegiatan dengan cara tertentu agar penyebaran covid-19 bisa diminimalisir,” imbuh Bupati Magetan

Kegiatan nuzulul Qur’an yang memang rutin diadakan setiap bulan ramadhan, tidak hanya diadakan di Masjid Agung Baitussalam Magetan saja, namun beberapa masjid dan mushola yang ada juga turut memperingatinya.

Dengan adanya acara ini Bupati Magetan mengharapkan agar setiap masyarakat yang merayakan untuk meresapi dan juga mengimplemtasikan kebaikan-kebaikan di dalam kehidupan ini.

“Jadi kita harus mengimplemtasikan kebaikan, yang pedagang menjadi pedagang yabg baik, yang guru menjadi guru yang baik, masyarakat menjadi masyarakat yang baik,” tutup Bupati Magetan.

Pos terkait