Parade Surya Senja, SMPN 1 Kawedanan Bawakan Cerita Istimewa Maduretno di Kabupaten Magetan

SMPN 1 Kawedanan Bawakan Cerita Istimewa Maduretno di Kabupaten Magetan

Beritatrends, Magetan – Parade Surya Senja yang merupakan kegiatan penurunan bendera Pemerintah Kabupaten Magetan setiap tanggal 17.

Kali ini dalam Parade Surya Senja SMPN 1 Kawedanan sangat totalitas menampilkan karyanya, yang mana mengusung tema “Madu Kusumo” yang menceritakan tentang pelatihan perang pasukan Ronggo Prawirodirjo yang merupakan suami dari Maduretno, Jumat (17/03/2023) di Alon-alon Magetan.

Seperti yang dikatakan Pramadi, selaku Guru Kesiswaan SMPN 1 Kawedanan, dalam pelaksanaan Parade Surya Senja kali ini SMPN 1 Kawedanan mengusung tema “Madu Kusumo” yang menceritakan tentang pelatihan perang pasukan Ronggo Prawirodirjo.

“Diceritakan dalam tema Madu Kusumo inilah Maduretno bersama Ronggo Prawirodirjo sedang menyaksikan pelatihan perang pasukan Ronggo Prawirodirjo, ada regu panah, regu tombak, dan masih banyak lagi,” ucapnya.

Ia menambahkan, ini merupakan salah satu tontonan dan juga tuntunan bagi warga masyarakat yang berdatangan, bahwa di Kabupaten Magetan itu memiliki Ikon yang istimewa tentang Maduretno.

“SMPN 1 Kawedanan memang sengaja mengusung tema kali ini, karena selain menjadi tontonan juga bisa menjadi tuntunan bahkan pengetahuan bagi warga masyarakat bahwa di Kabupaten Magetan memiliki ikon yang istimewa yang berada di Gunung Bancak tentang Maduretno,” tegas Pramadi.

Disisi lain, Siswi SMPN 1 Kawedanan, Anya Dewi Pramesti yang kali ini berperan sebagai Nyai Maduretno merupakan putri ke 3 dari Hamengkubuwana ke X.

“Meragakan sebagai Maduretno yang menemani Suaminya yakni Ronggo Prawirodirjo menyaksikan pelatihan perang pasukan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, dalam memperagakan sebagai Nyai Maduretno diceritakan tentang situasi dimasa saat itu sedang pelatihan para pasukan yang dipimpin oleh suaminya yakni Ronggo Prawirodirjo.

“Ceritanya ini Nyai Maduretno bersama Ronggo Prawirodirjo sedang menyaksikan latihan para pasukan bersenjata mulai dari regu panah, regu tombak, regu pedang, dan lain sebagainya, sehingga ini bisa menjadi tontonan dan tuntunan bagi warga masyarakat di Kabupaten Magetan bahwa Kabupaten Magetan memiliki cerita istimewa tentang Maduretno,” jelas Anya Dewi.

Baca Juga  Tangis Garu Kembali Terjadi Disaat KSJ Kembali Gelar Undian Umroh Gratis

Pos terkait