Pemdes Suka Dadi Salurkan Bantuan BLT DD Kepada 134 KPM

Salurkan Bantuan BLT DD kepada 134 KPM(Kelompok penerima Manfaat)

Beritatrends, Pesawaran Lampung – Sebanyak 134 KPM warga Desa suka dadi, Kecamatan Gedong tataan, Kabupaten Pesawaran menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2022 tahap kedua, sabtu (16/72022)

BLT Dana Desa tersebut dibagikan secara langsung kepada 134 warga Desa suka dadi, Kepala Desa suka dadi Rudi maryoto mengatakan, di masa pandemi Covid-19 ini, bantuan BLT dari Dana Desa tersebut sangat bermanfaat dan dapat membantu para warga yang menerimanya.


“Bantuan BLT Dana Desa tahun 2022 Desa suka dadi tahap kedua hari ini saya serahkan, langsung kepada masyarakat suka dadi yang memang berhak menerimanya, karena mereka sangat memerlukan bantuan tersebut, apalagi di masa-masa pandemi Covid-19,”Kata Rudi maryoto di kantor Desa setempat.

Kpala Desa Suka Dadi, Rudi Maryoto juga menjelaskan lebih lanjut, para warga Desa yang menerima BLT DD tersebut perorang menerima Rp. 300.000/ bulan, dan ini penyaluran yang tahap 2 tandanya

“Pemerintah pusat mengintruksikan bahwa di masa pandemi ini agar BLT DD lebih menonjolkan, dan para warga yang memang berhak menerimanya mendapatkan Rp. 300.000 per orang perbulannya, dan untuk Desa suka dadi sendiri di tahun 2022 ini yang terdaftar penerima BLT DD sebanyak 134 orang, dan itu semua sudah terseleksi oleh tim Desa suka dadi yang menangani BLT DD, itu semua dilakukan agar BLT DD tepat mengenai sasaran,”Ucap Rudi maryoto.

Sementara itu saat dikonfirmasi salah seorang warga penerima BLT-DD, Dusun sukasari Desa suka dadi kecamatanGedong tatataan yang disebutkan namanya Kabupaten, mengucapkan banyak Terima kasih kepada pemerintah terlebih dengan pemerintah pemdes suka dadi terima kasih bantuanya yang sudah direalisakan nya,jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Dukung Petani Tembakau Ponorogo

“Saya sebagai warga Desa suka dadi, penerima BLT DD mengucapkan terima kasih kepada Kapala Desa Rudi maryotor dan pemerintah, bantuan ini sangat berarti sekali bagi kami,” Pungkas warga yang engan disebut namanya.

Pos terkait