Ribuan pelajar hingga pesilat dari 14 perguruan pencak silat mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026 di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (28/10/2026).
Beritatrends,Madiun- Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak para pemuda untuk meneladani semangat perjuangan para pendahulu dan pendiri bangsa Indonesia. Hal itu dapat dilakukan dengan meningkatkan kegigihan, ketangguhan, nasionalisme, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (28/10/2026).
“Semangat Sumpah Pemuda tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui karakter, pengabdian, tindakan nyata, serta kepedulian terhadap sesama. Untuk itu generasi muda harus patriotik, gigih, dan berempati,” kata Hari Wur.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah dan direktur RSUD. Hadir pula pimpinan organisasi wanita, tokoh agama, perwakilan berbagai unsur masyarakat, dan seluruh peserta upacara.

Ribuan pesilat dan pelajar menampilkan defile memeriahkan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 Tahun 2026 di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Rabu (28/10/2026).
Menurut Haru Wur, generasi sekarang memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Untuk itu pemuda harus bersemangat seperti kegigihan para pejuang merebut kemerdekaan.
“Para pemuda harus menjiwai perjuangan para pendahulu kita. Mereka berjuang untuk kemerdekaan, kita tinggal mengisi. Semangatnya kami harapkan tetap seperti mereka, meskipun suasananya berbeda, karena kita harus mengisi kemerdekaan itu dengan kebaikan dan untuk kesejahteraan rakyatnya,” ungkap Hari Wur.
Orang nomer satu di Pemkab Madiun itu meminta generasi muda tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri sebagai penerus kepemimpinan di masa depan. Dengan demikian pemuda harus memiliki karakter yang luar biasa, semangat juang yang tinggi hingga semangat nasionalisme untuk menjaga NKRI.
Bupati Hari Wur berharap momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 dapat menjadikan generasi muda semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Tampilkan Defile Pelajar dan Pesilat Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98 di Kabupaten Madiun dimeriahkan dengan penampilan defile pelajar dan 14 perguruan pencak silat di Kabupaten Madiun. Penampilan tersebut menjadi gambaran bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk membangun kebersamaan dan persatuan.
Terhadap penampilan itu, Bupati Hari Wur mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung aman dan tertib, dengan perkiraan kehadiran sekitar 2.500 hingga 3.000 pendekar. “Kita semua itu berbeda boleh, tapi harus tetap satu, Indonesia. Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat betul-betul kita wujudkan kerukunan.Tadi hampir 2.500 sampai 3.000 pendekar kita kumpulkan, alhamdulillah aman. Ini kita wujudkan bahwa meskipun ada perbedaan, tetap harus satu tujuan,” tutur Hari Wur.





