Rehabilitasi Pembangunan Pasar Baru Magetan Pemkab Magetan Gelontor Rp 5,4 M

Wajah Pasar Baru Magetan terkini

Beritatrends, Magetan – Salah satu pasar yang ada tengah kota di Kabupaten Magetan yakni Pasar Baru namanya. Pasar Baru merupakan Pasar tradisional yang menjual berbagai produk kebutuhan pokok dan sembako seperti seperti beras, terigu, gula, garam, sayur mayur, bawang, cabe, ikan, ayam, dan lainnya awalnya.

Dulunya kelebihan Pasar Baru Magetan merupakan jenis pasar tradisional, yang menjual produk-produk kebutuhan sehari-hari di jual dengan harga rakyat, sehingga harganya murah bagi masyarakat, sebagaimana fungsi pasar pada umumnya.

Di Pasar Baru Magetan ini, penjual / pedagang dan pembeli bisa saling tawar menawar untuk mendapat kesepakatan harga yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Pedagang biasa juga memberikan diskon / promo atau potongan harga pada pelanggannya. Pasar ini juga telah di modernkan oleh pemerintah setempat agar nyaman untuk berbelanja dan jual beli.

Setelah kemajuan jaman Pasar Baru berubah fungsi menjual kerajinan kulit khas Magetan dan pakian sehingga pemerintah melakukan rehabilitasi secara bertahap. Sedangkan pedagang yang berjualan kebutuhan pokok pindah ke Pasar Cepit di belakang Pasar Baru dan ke Pasar Sayur Magetan.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Magetan Sucipto mengatakan, pembangunan untuk Pengembangan Pasar Baru Magetan dilanjutkan pada tahun 2021, Pemerintah telah menganggaran sebesar Rp 5,4 Miliar bersumber dari dana alokasi umum (DAU) langsung digelontorkan untuk Rehabilitasi bagian pasar.

“Lelang di menangkan oleh PT. SAHABAT KARYA SEJATI Jl. AP. Pettarani Komp Pettarani Centre Blok A/12 Makassar – Makassar (Kota) – Sulawesi Selatan MPWP : 03.263.632.6-805.000 dengan penawaran Rp. 4.273.579.505,39 (empat miliar dua ratus tujuh puluh tiga juta lima ratus tujuh puluh sembilan ribu lima lima koma tiga puluh sembilan rupiah),”terang Cipto.

Ini rehabilitasi pembangunan pasar baru sudah hampir selesai proyek fisiknya.

Pasar Baru Magetan yang dibangun lebih dari 45 tahun lalu itu. Pagu di angka Rp 5,4 miliar sementara harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 5,342 miliar.

Masing – masing penyedia menawarkan paling tinggi Rp 5,1 miliar. Hingga yang paling murah Rp 4 miliar.

PT Sahabat Karya Sejati. Asal Makassar Sulawesi Selatan. Menawar dengan harga penawaran dan harga terkoreksi yakni Rp 4,273 miliar,” terang Cipto.

Dia menyebut pembangunan difokuskan pada fasad barat dan timur. Untuk bagian barat, juga ditambah dengan pembangunan tangga manual. Anggaran yang semula diperkirakan sekitar Rp 3,1 miliar, kini bertambah lantaran juga ditambah pembangunan paving block di halaman pasar dan dirancang ramah untuk para difabel.

“Juga ada taman – taman yang nanti ditambahkan di sekitar halaman pasar,” ungkapnya.

Selain itu, juga fokusnya adalah membongkar seluruh pagar. Dan memindahkan pos polisi yang ada di pojok selatan pasar. Pos tersebut bakal menyatu dengan kawasan pasar.

“Sehingga, akan tersedia banyak ruang untuk parkir dan taman untuk kelengkapan kawasan pasar. Sementara hanya pagar bagian timur, barat, dan selatan yang dibongkar,” kata Cipto.

Tahun lalu, Disperindag baru melakukan pembangunan fasad Selatan dan sebagian fasad timur.

“Sekaligus dengan menambahkan eskalator. Dengan total dana pembangunan yakni Rp 5,4 miliar,”,pungkas

Pos terkait