Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Madiun Ajak Investor Investasi KPBU Penerengan Jalan Umum

  • Whatsapp

Paparkan—Bupati Madiun, Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto saat memaparkan Market Sounding/Market Consultation program KPBU penerangan jalan umum di Badan Koordinasi Penanaman Modal di Jakarta beberapa waktu lalu.

Beritatrends, Madiun-Bupati Madiun, Ahmad Dawami mengajak para investor berinvestasi bidang penerangan jalan umum (PJU) dengan mengikuti pola kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Pasalnya penerangan jalan menjadi salah satu kebutuhan mendasar untuk meningkatkan perekonomian di bumi kampung pesilat.

“Kebutuhan penerangan jalan di Kabupaten Madiun sangat tinggi. Terlebih saat ini kondisi Kabupaten Madiun sementara berkembang cukup baik dalam hal ekonomi dan pariwisata,” ungkap Kaji Mbing, sapaan akrab Ahmad Dawami, Rabu (24/11/2021).

Kaji Mbing mengatakan KPBU PJU memberikan peluang kepada masyarakat untuk lebih bersemangat berusaha dan merasa aman. Dengan demikian akan berdampak bertambahnya geliat kegiatan masyarakat dan investor di Kabupaten Madiun.

Menurut Kaji Mbing, total penerangan jalan yang dibutuhkan di Kabupaten Madiun tersebar di 7400 titik. Rincianya 1.604 titik di ruas jalan nasional, 5.544 titik di ruas jalan kabupaten, dan 252 di jalan perkotaan.

Ia menambahkan program KPBU sudah mendapatkan persetujuan dari DPRD Kabupaten Madiun.Selain itu proyek KPBU PJU Kabupaten Madiun ini sebagai pekerjaan yang terjamin.

“Jadi investor tidak perlu khawatir karena penerimaan sudah jelas dari pajak penerangan jalan yang dibayarkan oleh masyarakat,” kata Kaji Mbing.`

Kaji Mbing mengingatkan bagi investor yang akan berinvestasi di KPBU Penerangan Jalan Umum terkait hak dan kewajiban.
Bagi Kaji Mbing dalam sebuah investasi, Pemkab Madiun mempunyai hak dan investor mempunyai kewajiban bagi pemerintah dan masyarakat.

Tak hanya itu, Pemkab Madiun juga mempunyai kewajiban bagaimana investasi yang sudah ditanamkan di Kabupaten Madiun oleh investor itu benar-benar dijaga.

Untuk tahapan program tersebut, Kaji Mbing menuturkan Pemkab Madiun sudah melakukan paparan pada Market Sounding di Kementerian BKPM beberapa waktu lalu. Paparan itu bertujuan untuk mempromosikan proyek peluang investasi bidang infrastruktur serta mendapatkan masukan dari investor terhadap bentuk kerjasama yang ditawarkan.

Hasil pertemuan itu, sebanyak 43 badan usaha mengajukan minat terdiri 39 penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan empat penanaman modal asing.

Sementara itu Kepala Bappeda Kurnia Aminulloh menyatakan program KPBU PJU akan memberikan keamanan bagi masyarakat maupun pengguna jalan. Tak hanya itu, kehadiran program ini akan menurunkan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.

“Program ini juga mendukung pusat pemerintahan sekaligus ekonomi di Kota Caruban, dan mendukung perkembangan ekonomi Selingkar Wilis yang sangat potensial bagi investor,” kata Kurnia.

Ia menjelaskan dalam program KPBU, kehadiran badan usaha membantu pemenuhan kebutuhan biaya investasi. Sementara pengembalian investasi didapatkan dari skema pembayaran ketersediaan layanan selama 10 tahun setelah infrastruktur beroperasi.

“Kurnia menjelaskan bila persyaratan minimum layanan sesuai dengan perjanjian kerja tak dipenuhi investor dengan baik maka pembayaran cicilan tersebut akan dipotong oleh pemerintah sesuai dengan kontrak kerja,” jelasnya.

Pos terkait