Upaya Pemkab Wujudkan Magetan Menjadi Smart City

Bimtek 2 Penyusunan Master Plan Smart City.

Beritatrends, Magetan – Smart city merupakan salah satu upaya inovatif yang dilakukan ekosistem kota untuk mengatasi berbagai persoalan dan meningkatkan kualitas hidup manusia serta komunitas di daerah setempat.

Upaya pemerintah Kabupaten Magetan dalam mewujudkan kota cerdas (smart city) kini telah sampai pada tahap bimbingan teknis tahap 2 penyusunan master plan smart city, yang digelar di Rumah Makan Putra Nirwana, Jalan Raya Sarangan KM 9 Plaosan, Rabu (13/7/2022).

Bimtek tahap 2 upaya Pemkab wujudkan Magetan menjadi Smart City diisi dengan diskusi bersama dan presentasi proposal perencanaan smart city dari perwakilan OPD terkait.

Hari Kisdiantoro, Pembimbing Tenaga Ahli Penyusunan Masterplan Smart City mengatakan, ada 3 kunci kesuksesan smart city satu di antaranya komitmen perwujudan smart city bukan hanya menjadi tugas pihak sektoral, tetapi merupakan tugas bersama.

Hari juga kembali menyampaikan, smart city bukan hanya perihal teknologi atau perbanyakan aplikasi, melainkan bagaimana masyarakat yang ada di dalam suatu wilayah dapat lebih produktif menikmati waktu yang dimiliki melalui aktivitas yang menyenangkan.

Lebih lanjut hari menegaskan, smart city adalah tentang kolaborasi yang hebat antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang nyaman.

“Jadi…smart city bukan hanya mengenai teknologi. Tapi kemauan kita bersama untuk saling berkolaborasi. Baik pemerintah daerah maupun masyarakat Magetan sendiri,” ucapnya, Rabu (13/7).

Berikutnya, untuk dapat mewujudkan Magetan menjadi kota pintar (smart city), masyarakat juga harus mau melakukan perubahan pola pikir dan konsistensi serta semangat tinggi dalam mewujudkannya. Perubahan yang baik tentu akan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Magetan.

Sejalan dengan Hari, Bupati Magetan juga berpandangan kota cerdas tidak bisa dimaknai dengan artian sempit, namun lebih kepada bagaimana akses masyarakat di Magetan bisa menjadi mudah.

“Kota cerdas itu jangan dimaknai secara sempit, tapi bagaimana akses masyarakat bisa menjadi mudah. Akses kesehatan bisa lebih mudah, lingkungan semakin baik, pemerintahan semakin baik, yang tentunya dengan menggunakan bantuan teknologi. Itu yang harus dibangun di sini,” terang Bupati Magetan Suprawoto dalam berbagai kesempatan.

Pos terkait