Viralnya Kawasan Wisata Jalan Seribu Lobang, Kepala Desa Nguntoronadi Angkat Bicara

Beritatrends, Magetan – Buntut dari Pemberitaan dan rencana aksi pemasangan banner oleh masyarakat di Dusun Gilis, Desa Nguntoronadi, Magetan berujung pertemuan.

Informasi yang diterima oleh Redaksi Beritatrends melalui Via pesan suara WhatsApp bahwa setelah ramai pemberitaan tersebut malamnya warga Dusun Gilis, Desa Nguntoronadi didatangi oleh pihak Kepolisian setempat. Sabtu (22/06/2024)

“Semalam itu warga di Desa sana didatangi oleh pihak Kepolisian, yang menanyakan perihal apa saja yang ada di Dusun Gilis, Desa Nguntoronadi Magetan, mungkin juga mendapatkan tekanan biar kondusif untuk difasilitasi mediasi, dan nanti pada Sabtu (21/06/2024) malam perwakilan masyarakat RT akan dikumpulkan oleh Kepala Desa,” jelasnya melalui pesan suara Via WhatsApp, Sabtu (22/06/2024)

Masyarakat di Dusun Gilis berharap kalau bisa pembangunan pembenahan jalan berlubang itu dikerjakan tahun 2024 ini meskipun hanya beberapa ratus meter.

“Masyarakat itu berharap ada pekerjaan ditahun 2024, karena panjangnya hampir 3 KM maka masyarakat menginginkan adanya pembenahan jalan berlubang itu beberapa ratus meter,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nguntoronadi, Basuki Rahmad angkat bicara soal viralnya banner yang tertuliskan Kawasan Wisata Jalan Seribu Lobang di Dukuh Gilis, Desa Nguntoronadi, Magetan, Sabtu (22/06/2024)

“Iya mas, Insya Allah nanti malam kita akan undang perwakilan masyarakat beserta RT juga untuk memberikan pemahaman, sebelumnya terkait hal tersebut yaitu rusaknya jalan sudah kita rencanakan untuk perbaikan, mungkin karena menunggu anggaran turun dan sebagainya, dan hari ini materialnya sebagian sudah dikirim juga,” ucap Basuki Rahmad saat ditemui dikediamannya, Sabtu (22/6/2024)

Lebih lanjut, Kepala Desa Nguntoronadi meminta maaf kepada masyarakat yang ada di Desa Nguntoronadi, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan.

“Saya atas nama pribadi sebagai Kepala Desa Nguntoronadi Magetan meminta maaf kepada masyarakat, mungkin nanti dengan adanya duduk bersama perwakilan masyarakat ini bisa menjadi jalan menuju kekondusifitas yang baik antara Pemerintah Desa dengan Masyarakat, semoga dengan adanya upaya kami sebagai perangkat ini bisa menjadi maklum, dan secepatnya jalan yang rusak itu akan kita perbaiki, mudah-mudahan akhir Bulan Agustus ini sudah bisa selesai.” akhirnya.

Baca Juga  Afrizal Sintong : APBD Rohil Mampu Naik Rp 200 Miliar Lebih, Optimis Tahun 2024 : Capai Rp 2,5 TriliunĀ 

Pos terkait