Wapres Gibran Minta Kapolda Sumut Telusuri Kasus Pancur Batu Korban Disuruh Polisi Nangkap Maling Jadi Tersangka Dan Dpo Polrestabes Medan

 

 

Beritatrends.co.id, Tanah Karo — Keluarga tersebut mengaku sebagai korban pencurian. Namun, mereka justru mempertanyakan mengapa salah seorang anggota keluarga mereka ditetapkan sebagai tersangka, sementara tiga anggota keluarga lainnya disebut masuk DPO Polrestabes Medan.

Yang membuat mereka semakin mempertanyakan perkara ini, keluarga mengaku sebelumnya mendapat arahan dan pendampingan dari pihak Polsek Pancur Batu untuk menangkap orang yang mereka duga sebagai pelaku pencurian.

Menurut pengakuan keluarga, salah satu personel yang disebut ikut mendampingi adalah Brigadir Shinto Sembiring.

Peristiwa tersebut, menurut keluarga, terjadi setelah dugaan pencurian di toko usaha mereka pada September 2025.

Saat bertemu Wapres Gibran di Kabupaten Karo, keluarga menyerahkan surat pengaduan serta dokumen laporan polisi.

Suasana haru pecah. Sejumlah anggota keluarga bahkan menangis saat menyampaikan persoalan yang mereka alami.

Mendengar cerita tersebut, Gibran terlihat terkejut.

“Waduh…, di mana Kapoldanya ini,” ujar Gibran.

Gibran kemudian meminta agar Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan menelusuri persoalan tersebut.

“Akan kami telusuri dulu ya, Bu,” kata Gibran.

Kini keluarga berharap persoalan tersebut benar-benar ditelusuri secara transparan dan memberikan kepastian hukum bagi Korban pencurian.

Baca Juga  Rutan Magetan Siap Tingkatkan Pemberantasan Pungli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *