BAZNAS Jatim Salurkan Bantuan Bagi Warga Magetan

Drs. KH. Sumarno Abdul Aziz, bahwa bantuan yang diberikan merupakan upaya dalam rangka berpartisipasi membantu meningkatkan kesejahteraan di Magetan. Dimana menurut informasi, bahwa pengumpulan zakat, infaq, ataupun sodaqoh melalui BAZNAS Magetan, pada tahun 2022 mencapai angka Rp.1.281.274.000,-.

Beritatrends, Magetan – Dalam rangka mempererat hubungan dan menumbuhkan rasa kepedulian, telah ditasharufkan bantuan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Magetan, bertempat di Pendopo Surya Graha, Senin (26/12/2022).

Pentasharufan bantuan di penghujung tahun ini merupakan pemberian bantuan berupa properti program perbaikan rumah tinggal bagi 12 orang / @Rp.12.500.000,- ; bantuan usaha ultra mikro bagi 30 orang / @Rp.500.000,- ; bantuan renovasi masjid bagi 3 masjid / @Rp.5.000.000,-, bantuan JAMKESBAZ bagi 30 orang, / @Rp. 500.000,-, dan bantuan pengobatan massal bagi 30 orang / @Rp.500.000,-, serta bantuan kebencanaan bagi 5 orang / @1.000.000,-.

Menurut keterangan dari ketua BAZNAS Magetan Drs. KH. Sumarno Abdul Aziz, bahwa bantuan yang diberikan merupakan upaya dalam rangka berpartisipasi membantu meningkatkan kesejahteraan di Magetan. Dimana menurut informasi, bahwa pengumpulan zakat, infaq, ataupun sodaqoh melalui BAZNAS Magetan, pada tahun 2022 mencapai angka Rp.1.281.274.000,-.

Diakui bahwa angka tersebut telah melebihi target yang ditetapkan sebelumnya oleh BAZNAS Magetan, yakni sejumlah 1,2 M. “Keberhasilan ini tidak ada apa-apanya tanpa support dari Bupati Magetan beserta Kepala OPD lainnya,” ungkap Sumarno.

Sehingga ia berharap agar kedepan, pemasukan BAZNAS Magetan tidak hanya berasal dari kalangan profesi ASN saja, melainkan juga dari seluruh masyarakat umum se-Kabupaten Magetan. “Agar perolehan yang didapatkan dapat semakin besar, dan kelak dapat membantu meringankan beban dari Pemkab Magetan itu sendiri,” tutur Sumarno.

Hal ini sejalan dengan Ketua BAZNAS Jawa Timur, Drs. KH. Muhammad Roziqi, MM., yang mengatakan bahwa program dari BAZNAS memang harus berjalan beriringan dengan program pemerintah. Tujuannya adalah untuk memudahkan koordinasi agar BAZNAS dapat saling mengisi guna membantu kesejahteraan masyarakat.

Di akhir, ia berharap agar apa yang telah disalurkan oleh BAZNAS ini dapat bermanfaat dan digunakan sebaik-baiknya. “Jangan digunakan untuk konsumtif, tetapi harus untuk produktif. Sehingga setelahnya tidak hanya menjadi penerima, melainkan kelak juga dapat ikut menjadi pemberi,” harap Muh. Roziqi.

Pos terkait