Bupati Doa Bersama Anak Yatim

Saat memberi santuan dan menanyai anak yatim nanti mau jadi apa

Beritatrends, Magetan – Anak yatim adalah anak yang masih belum baligh dan sudah ditinggal oleh ayahnya. Kebanyakan dari anak yatim itu hidupnya serba kekurangan jadi tidak ada salahnya untuk menyantuninya.

Ketika mengirim santunan biasanya ada doa bersama, doa anak yatim biasanya mudah terkabul.

Mengapa penting mengirim santunan kepada anak yatim ? Anak yatim yang hidup serba kekurangan, bahkan rela bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu, banyak orang yang pintu hatinya terketuk untuk menyantuni anak yatim.

Bupati Magetan Dr. Drs. H. Suprawoto, SH. M.Si menjelaskan Jadi gini inikan doa untuk Bupati ingin mengkonsep sama Kesra, yatim itu bisa apa ya ? punya optimisme karena Bupati khawatir bahwa anak-anak kita ini nanti menjadi pesimis, orang sukses itu harus optimis dulu makanya dibiasakan interaksi sobo pendopo.

Pihaknya dulu waktu di Maospati baru nginjak alun-alun saja senengnya setengah mati apalagi dialog dengan penjabat.

“Kita berharap menjadikan anak-anak itu menjadi percaya diri itu saja terus kemudian pihaknya berpikir terus kemudian konsepnya seperti apa? nah ini di coba konsepnya itu tadi mulai seharian anak-anak itu pada outbond bekerja sama sama PASKAS (Pasukan Amal Sholeh),”teramgnya.

Kita berharap, anak anak kita punya harapan karena orang sukses itu modalnya satu optimis dan yakin.

Saat di tanya mengenbai Berakan Infak Bersa pihaknya menjelaskan, di lingkungan jaman sewaktu masih kecil ada jimpitan, jimpitan dikasih bumbung, kemudian itu terlalu kecil kalau ingin besar bisa berhubungan dengan Paskas.

Desnagan sumbangan beras tersebut bisa meringankan anak-anak kita, lembaga-lembaga yang memerlukan, lembaga-lembaga panti asuhan kan sangat luar biasa dedikasinya,
“Kewajiban Bupati sebagai pemimpin mengingatkan dan mendorong masyarakat yang berlebihan itu bisa di serahkan kepada lembaga seperti lembaga paskas.

Kepada anak-anak seperti yang sampaikan tadi kita kalau ingin sukses itu harus meniru sifat Kanjeng Nabi Sidiq, Amanah, Tabliq dan Fatanah.

“Sidiq modalnya jujur, negara maju kayak Amerika saja ternyata setelah di survei menurut Stenli, modal utama orang sukses itu jujur,”pungkas Suprawoto.

Pos terkait